Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Ketua Umum DPP Pemuda LIRA Desak DPR Makzulkan Gibran Mengacu Putusan MK dan MA
Hukum
11 jam yang lalu
Ketua Umum DPP Pemuda LIRA Desak DPR Makzulkan Gibran Mengacu Putusan MK dan MA
2
Kebutuhan Industri Melonjak, BPS Catat Nilai Impor Nasional Naik 19,67 Persen Sepanjang 2026
Ekonomi
10 jam yang lalu
Kebutuhan Industri Melonjak, BPS Catat Nilai Impor Nasional Naik 19,67 Persen Sepanjang 2026
3
BMKG Prediksi Cuaca Jabodetabek Cerah Berawan Hari Ini
Metropolitan
17 jam yang lalu
BMKG Prediksi Cuaca Jabodetabek Cerah Berawan Hari Ini
4
Jet Pribadi Jatuh di Palm Beach, Kecelakaan Maut Tewaskan Sembilan Penumpang
Internasional
10 jam yang lalu
Jet Pribadi Jatuh di Palm Beach, Kecelakaan Maut Tewaskan Sembilan Penumpang
5
Kapolri Jenderal Suyudi Ancam Pidana Anggota Polri dan BNN yang Isap Vape Narkotika
Umum
10 jam yang lalu
Kapolri Jenderal Suyudi Ancam Pidana Anggota Polri dan BNN yang Isap Vape Narkotika
6
Aturan Baru Mabes Polri Berlaku, Personel Resmi Dilarang Isap Vape
Nasional
14 jam yang lalu
Aturan Baru Mabes Polri Berlaku, Personel Resmi Dilarang Isap Vape
Home  /  Berita  /  Badminton
Jelang Asian Games 2018

HPD Ditantang Tingkatkan Kepercayaan Pemerintah

HPD Ditantang Tingkatkan Kepercayaan Pemerintah
Logo Asian Games 2018. (net)
Selasa, 05 April 2016 00:01 WIB
Penulis: Daniel Caramoy
JAKARTA- Komandan Satuan Pelaksana Program Indonesia Emas (Satlak Prima), Ahmad Soetjipto menantang seluruh High Performance Director (HPD) pengus cabang olahraga (PP/PB) untuk menjawab tantangan prestasi dalam rangka meningkatkan kepercayaan pemerintah.

"Satlak Prima tidak bisa bekerja sendirian apalagi HPD yang menentukan target prestasi. Jadi, peran HPD sangat dibutuhkan dalam menjawab tantangan dalam meningkatkan prestasi olahraga Indonesia. Keberhasilan kita sangat penting untuk meningkatkan kepercayaan pemerintah dalam mendukung program Satlak Prima ke depan," kata Ahmad Sutjipto dalam acara rapat koordinasi dengan para pelatih kepala dan HPD dari PB/PP di Ruang Teater Wisma Menpora Jakarta, Senin (04/04/2016).

Dalam meningkatkan prestasi olahraha Indonesia, kata Ahmad Sutjipto, Satlak Prima memberikan dukungan penuh membantu menyiapkan program latihan dengan menerapkan Sport Science. "Program latihan yang menerapkan Sport Science itu ilmiah dan aman serta hasilnya pun lebih akurat," ujarnya.

Meski waktu persiapan menghadapi SEA Games Malaysia 2017 dan Asian Games Jakarta-Palembang 2018 lebih panjang, mantan Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) ini meminta seluruh HPD telah menyusun program latihan inti Agustus 2016.

"Agustus 2016, saya ingin kita telah memasuki babak baru dimana seluruh atlet yang akan dibina sudah siap secara fisik menjalani latihan persiapan SEA Games Malaysia 2017 dan Asian Games 2018," katanya.

Aecara terpisah, Kepala Bidang Pembinaan Prestasi (Kabid Binpres) PB PBSI, Ricky Subagja yang hadir mewakili HPD Bulutangkis Rexy Mainaky mengatakan, pihaknya siap menjawab tantangan. "Ya, kita memang harus siap menjawab tantangan dengan meraih prestasi. Ini bukan hanya menyangkut kepercayaan pemerintah saja tetapi kita juga mempertaruhkan reputasi sebagai pengurus PB PBSI," katanya.

Ditanya mengenai target cabang bulutangkis di Olimpiade Rio de Jeneiro 2016, Ricky menjawab dua medali emas. "Perjuangan memang berat tetapi kita berharap bisa menyumbangkan dua medali emas di Olimpiade Rio de Jeneiro," katanya.

Untuk melihat kondisi seluruh atlet yang dipersiapkan ke berbagai multi event, Satlak Prima akan melakukan test lapangan (field test) yang digelar di Lapangan Atletik Universitas Negeri Jakarta (UNJ), 5-8 April 2016. "Dari hasil field test inilah baru bisa ditentukan program latihan secara mendetail yang akan disusun bersama HPD dan pelatih cabang olahraga," kata Luki Affari selaku Strength Conditioning Satlak Prima. (*/dnl)

wwwwww