Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Ketua Umum DPP Pemuda LIRA Desak DPR Makzulkan Gibran Mengacu Putusan MK dan MA
Hukum
20 jam yang lalu
Ketua Umum DPP Pemuda LIRA Desak DPR Makzulkan Gibran Mengacu Putusan MK dan MA
2
Kebutuhan Industri Melonjak, BPS Catat Nilai Impor Nasional Naik 19,67 Persen Sepanjang 2026
Ekonomi
19 jam yang lalu
Kebutuhan Industri Melonjak, BPS Catat Nilai Impor Nasional Naik 19,67 Persen Sepanjang 2026
3
Ubed Akui Waktu Mepet dan Richie Ingin Hasil Terbaik
Badminton
13 jam yang lalu
Ubed Akui Waktu Mepet dan Richie Ingin Hasil Terbaik
4
Asael, Michelelle, dan Miftaqul Masih Berada di Jalur Positif
Olympic
13 jam yang lalu
Asael, Michelelle, dan Miftaqul Masih Berada di Jalur Positif
5
Seragam Kontingen Indonesia Hasil Kolaborasi Sarinah dan Mills Menggandeng Brand Lokal
Olympic
13 jam yang lalu
Seragam Kontingen Indonesia Hasil Kolaborasi Sarinah dan Mills Menggandeng Brand Lokal
6
Mutasi 7 Polisi Polrestabes Surabaya Disorot, Buntut Penangkapan 3 Legislator Partai Gerindra
Umum
18 jam yang lalu
Mutasi 7 Polisi Polrestabes Surabaya Disorot, Buntut Penangkapan 3 Legislator Partai Gerindra
Home  /  Berita  /  Badminton

Polres Dharmasraya Lakukan Rekonstruksi Kasus Terbunuhan 2 Anggota Brimob di Kebun Sawit PT SAK dengan 39 Adegan

Polres Dharmasraya Lakukan Rekonstruksi Kasus Terbunuhan 2 Anggota Brimob di Kebun Sawit PT SAK dengan 39 Adegan
Para tersangka penabrak 2 Anggota Brimob ketika bersiap melakukan adegan rekonstruksi.
Rabu, 06 April 2016 08:58 WIB
Penulis: Eko Pangestu
DHARMASRAYA - Satuan Reskrim Polres Dharmasraya melakukan rekonstruksi kasus terbunuhnya dua orang anggota Brimob Polda Sumatera Barat yang tengah melakukan tugas pengamanan di Perkebunan Sawit PT SAK (Ingkasi Raya Group), beberapa waktu lalu.

Dalam rekontruksi yang dilaksanakan Senin (4/4/2016) itu, ada 39 adegan yang dilakukan, Dalam berita acara rekonstruksi dimana awalnya tersangka Nanda dan Bagus, Aril, Jumardi dan Rudi bertemu didekat tempat organ tunggal di SP 1 Jorong Lagan Jaya, Nagari Sipungkur Kecamatan Tiumang. Saat pertemuan mereka sudah merencanakan untuk melakukan pencurian buah kelapa sawit.

Pada adegan kedua, tersangka Aril pulang kerumah dan Aril bersedia ikut melakukan pencurian tersebut. Aril menunggu dirumahnya, sementara tersangka lainnya meninggalkan acara organ tunggal. Pada adegan ketiga, para tersangka kembali merencanakan pencurian sawit bahkan dalam pembicaraan mereka tersebut membicarakan jika dalam aksi yang dilakukan ada yang menghalang langsung ditabrak.

“Kalau ada yang menghadang, kita tabrak saja,”ungkap Nanda seperti yang ada dalam adegan ketiga.

Kemudian proses pencurian yang dilakukan oleh para tersangka. mendapat telpon dari Deni Saputra yang memberitahukan bahwa ada orang perusahaan yang datang sementara kawanan tersangka lainnya diminta untuk cepat keluar.

proses para tersangka lari dari lokasi sedangkan pada proses disana para tersangka melihat korban yang dibunuh yakni Brigadir Asril dan Nanang bersama dua personil perusahaan Gunadi dan Kasman, tiba dijalan kebun kelapa sawit PT SAK (TKP Korban ditemukan meninggal) dengan menggunakan satu unit mobil Tayota Hilux warna hitam menghadang mobil truk yang dipergunakan para tersangka dalam melakukan pencurian sawit.

Mobil truk merk mitsubishi canter warna kuning yang dikendarai tersanka Anda Tambi mendekati tempat penghadang yang dilakukan oleh korban brigadir Anaril dan korban Brigadir Nang yang berjarang lebih kurang lima meter sambil berjalan pelan, sementara mobil truk merk isuzu warna putih masih dibelakang berjarak kurang lebih 30 meter.

Korban anggota Brimob brigadir Anasrin dan Nanang turun dari mobil toyota kemudian beriri didepan mobil truk mitsubishi warna kuning yang dikendarai ioleh tersangka Ananda Tambi sambil korban brigadir Nasril memberikan tembakan peringatan.

Korban Brigadir Nanang berlari kearah belakang mobil truk mitsubishi canter, sementara mobil truk merk Isuzu warna putih yang dikenderai oleh tersangka Pit masih melaju dengan kecepatan cukup kencang.

Ananda Tambi memindahkan porsneling ke gigi 1, sementara tersangka Rudi Hartono, Bagus dan Aril diam saja.

Mobil truk Isuzu yang dikendarai Pit menabrak mobil truk Mitsubishi yang dikendarai oleh tersangka ananda Tambi yang mana saat itu posisi korban Brigadir Nanang berada dibelakang truk Ananda sehingga korban nanang Juga ikut tertabrak.

Tersangka Ananda pada melajukan mobilnya sehingga korban Brigadir Nasril yang berdiri didepan mobil truk tertabrak dan digilas. Pada Ananda selaku sopir Mitsibushi tersangka Pit melaju mobilnya masing untuk melarikan diri ditempat kejadian. Pada adegan terakhir, korban Anasril dan Nanng terkapar setelah ditabrak oleh mobil truk para tersangka pencuran buah kelapa sawit.

Kapolres Dharmasraya melalui Kasat Reskrim AKP Lazuardi dalam wawancaranya mengatakan membenarkan adanya yang dilakukan dalam reka ulang yang langsung melibatkan tiga tersangka Jumardi, Rudi Hartono dan Deni.

“Kita melakukan rekontruksi ini untuk mencocokkan dengan pristiwa kejadian dilapangan,” tandasnya. (***)

Editor:Calva
Kategori:Beladiri, Badminton
wwwwww