Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Taman Bendera Pusaka Raih Seoul Design Award, Komisaris PT ITJ: Legacy Pramono Anung Diakui Dunia
Metropolitan
16 jam yang lalu
Taman Bendera Pusaka Raih Seoul Design Award, Komisaris PT ITJ: Legacy Pramono Anung Diakui Dunia
2
Michelle Ukir Sejarah, Renang Sumbang Medali Ketiga Indonesia
Olympic
4 jam yang lalu
Michelle Ukir Sejarah, Renang Sumbang Medali Ketiga Indonesia
3
Jelang Jeda Internasional, Persib Bidik Kemenangan Hadapi Java United FC
Sepakbola
3 jam yang lalu
Jelang Jeda Internasional, Persib Bidik Kemenangan Hadapi Java United FC
4
Messidoro Puas Jadi Pemain Terbaik Usai Tumbangkan PSIM
Sepakbola
3 jam yang lalu
Messidoro Puas Jadi Pemain Terbaik Usai Tumbangkan PSIM
5
Aira Pertama Kali Rasakan Triathlon Kelas Dunia
Olympic
3 jam yang lalu
Aira Pertama Kali Rasakan Triathlon Kelas Dunia
6
Dijamu PSS, Bhayangkara FC Berharap Bisa Curi Gol Lebih Dulu
Sepakbola
3 jam yang lalu
Dijamu PSS, Bhayangkara FC Berharap Bisa Curi Gol Lebih Dulu
Home  /  Berita  /  Sumatera Barat

Buka Sail Komodo 2016, Presiden Jokowi: Ayo ke Laut, Banyak Ombak Banyak Kehidupan

Buka Sail Komodo 2016, Presiden Jokowi: Ayo ke Laut, Banyak Ombak Banyak Kehidupan
Presiden Jokowi berjalan usai turun dari Pesawat Kepresidenan didampingi Gubernur Sumbar Irwan Prayitno menuju vip room BIM. (Biro Humas Sumbar)
Selasa, 12 April 2016 09:48 WIB
Penulis: Calva
PADANG - Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) secara resmi membuka Sail Komodo 2016 atau MNEK 2016 di Mako Lantamal II Teluk Bayur Padang, Selasa (12/4/2016). Pembukaan ditandai dengan penekanan sirine oleh Presiden yang didampingi Panglima TNI Gatot Nurmantio, KSAL Laksamana TNI Ade Supandi dan Gubernur Sumbar Irwan Prayitno.

Dalam amanatnya, Presiden mengatakan, sudah saatnya bangsa Indonesia yang sudah lama memunggungi laut untuk menoleh ke laut dan melakukan berbagai hal di sana.

"Kita sudah lama memunggungi laut, teluk dan samudera Ayo ke laut, banyak ombak banyak kehidupan," tegas Presiden.

Jokowi juga memberi semangat kepada seluruh rakyat untuk membangkitkan budaya maritim nusantara, karena poros maritim dunia ada di sana. Untuk itu, sambungnya, kegiatan MNEK 2016 ini, hendaknya bisa memperkokoh budaya maritim.

"Kegiatan ini juga harus bisa meningkatkan kerjasama angkatan laut dengan negara-negara di kawasan Samudera Hindia dan Samudera Pasifik. Serta bisa meningkatkan sumber daya alam di laut dan sumber daya manusia bidang maritim," ujar Presiden Jokowi.

Dalam amanatnya, Presiden mengatakan, sudah saatnya bangsa Indonesia yang sudah lama memunggungi laut untuk menoleh ke laut dan melakukan berbagai hal di sana.

"Kita sudah lama memunggungi laut, teluk dan samudera Ayo ke laut, banyak ombak banyak kehidupan," tegas Presiden.

Jokowi juga memberi semangat kepada seluruh rakyat untuk membangkitkan budaya maritim nusantara, karena poros maritim dunia ada di sana. Untuk itu, sambungnya, kegiatan MNEK 2016 ini, hendaknya bisa memperkokoh budaya maritim.

"Kegiatan ini juga harus bisa meningkatkan kerjasama angkatan laut dengan negara-negara di kawasan Samudera Hindia dan Samudera Pasifik. Juga hendaknya sebagai upaya perlindungan sumber daya laut dan peningkatan sumber daya manusia bidang maritim," ujar Presiden Jokowi.

Acara MNEK 2016 atau Sail Komodo 2016 sendiri berlangsung selama 5 hari sejak tanggal 12-16 April 2016 yang dipusatkan di Kota Padang dan Mentawai. Disamping membuka secara resmi MNEK 2016, Presiden Jokowi juga meresmikan Monumen Perdamaian dengan lambang Merpati di Muaro Lasak Pantai Padang.

Acara MNEK sendiri diikuti 30 negara di dunia. Tampak hadir dalam pembukaan para Dubes negara-negara kawasan Samudera Pasifik dan Samudera Hindia, Menteri Kabinet Kerja dan Panglima dari tentara peserta. (***)

wwwwww