Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Michelle Ukir Sejarah, Renang Sumbang Medali Ketiga Indonesia
Olympic
21 jam yang lalu
Michelle Ukir Sejarah, Renang Sumbang Medali Ketiga Indonesia
2
Aira Pertama Kali Rasakan Triathlon Kelas Dunia
Olympic
21 jam yang lalu
Aira Pertama Kali Rasakan Triathlon Kelas Dunia
3
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
Metropolitan
11 jam yang lalu
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
4
Jelang Jeda Internasional, Persib Bidik Kemenangan Hadapi Java United FC
Sepakbola
20 jam yang lalu
Jelang Jeda Internasional, Persib Bidik Kemenangan Hadapi Java United FC
5
Messidoro Puas Jadi Pemain Terbaik Usai Tumbangkan PSIM
Sepakbola
20 jam yang lalu
Messidoro Puas Jadi Pemain Terbaik Usai Tumbangkan PSIM
6
Dijamu PSS, Bhayangkara FC Berharap Bisa Curi Gol Lebih Dulu
Sepakbola
20 jam yang lalu
Dijamu PSS, Bhayangkara FC Berharap Bisa Curi Gol Lebih Dulu
Home  /  Berita  /  Badminton

Ini Kata Boton, Politisi PDIP Kuansing Soal Pemekaran Kuantan

Ini Kata Boton, Politisi PDIP Kuansing Soal Pemekaran Kuantan
Boton rapat bersama kepala desa dan tokoh masyarakat Pangean beberapa hari lalu.
Selasa, 12 April 2016 14:37 WIB
Penulis: Wirman Susandi
TELUKKUANTAN - Masyarakat yang terdapat di enam kecamatan wilayah hilir Kuantan Singingi (Kuansing) semakin semangat dalam memperjuangkan Kuantan menjadi kabupaten baru di Riau.

Kendati demikian, sebagian orang menganggap momen deklarasi dan musyawarah besar dinilai tidak tepat karena dilakukan pasca Pilkada Kuansing.

Seperti yang disampaikan Mulbastoni Hamzah alias Boton. Politisi PDI Perjuangan tersebut menilai ada kepentingan politik pihak-pihak tertentu. "Secara politik, saya kurang setuju karena momennya tidak tepat."

"Tapi, secara pribadi saya sangat mendukung pemekaran ini. Sebab, pemekaran sangat bagus. Bahkan, wacana ini sudah sejak lama saya sampaikan ke DPRD," ujar Boton.

Ketika ditanya apakah dirinya tidak mendukung program Presiden RI, Joko Widodo mengenai moratorium pemekaran daerah, Boton terdiam sejenak.

"Bukan tak mendukung, saya mendukung dan ini sangat elok. Hanya saja, saya menilai momennya tidak tepat," ujar Boton dengan ciri khasnya.

Agar pembentukan kabupaten baru ini murni perjuangan rakyat, ia menyarankan agar Badan Pekerja Pembentukan Kabupaten Kuantan (BPPKK) diisi oleh semua kalangan, jangan hanya anggota DPR.

"Jangan sampai angek-angek cirik ayam," ujar pria yang pernah berjalan kaki dari Pangean ke Telukkuantan ketika Mursini-Halim menang Pilkada Kuansing 9 Desember 2015.

Untuk diketahui, BPPKK yang sedang disusun oleh pengurus inti diisi oleh Anggota DPRD Dapil III Kuansing, perwakilan tokoh adat, forum kepala desa, forum BPD, tokoh masyarakat dan pemuda dari enam kecamatan tersebut. Adapun enam kecamatan yang akan mekar menjadi kabupaten baru yakni Logas Tanah Darat, Pangean, Kuantan Hilir, Kuantan Hilir Seberang, Inuman dan Cerenti.***

wwwwww