Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Michelle Ukir Sejarah, Renang Sumbang Medali Ketiga Indonesia
Olympic
20 jam yang lalu
Michelle Ukir Sejarah, Renang Sumbang Medali Ketiga Indonesia
2
Aira Pertama Kali Rasakan Triathlon Kelas Dunia
Olympic
20 jam yang lalu
Aira Pertama Kali Rasakan Triathlon Kelas Dunia
3
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
Metropolitan
10 jam yang lalu
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
4
Jelang Jeda Internasional, Persib Bidik Kemenangan Hadapi Java United FC
Sepakbola
19 jam yang lalu
Jelang Jeda Internasional, Persib Bidik Kemenangan Hadapi Java United FC
5
Messidoro Puas Jadi Pemain Terbaik Usai Tumbangkan PSIM
Sepakbola
19 jam yang lalu
Messidoro Puas Jadi Pemain Terbaik Usai Tumbangkan PSIM
6
Dijamu PSS, Bhayangkara FC Berharap Bisa Curi Gol Lebih Dulu
Sepakbola
19 jam yang lalu
Dijamu PSS, Bhayangkara FC Berharap Bisa Curi Gol Lebih Dulu
Home  /  Berita  /  Beladiri

Lakukan Penebangan Liar, 14 Orang dengan 70 Ton Kayu Ilegal di Aceh Timur Berhasil Diamankan Polisi

Lakukan Penebangan Liar, 14 Orang dengan 70 Ton Kayu Ilegal di Aceh Timur Berhasil Diamankan Polisi
Penampakan 70 tual kayu yang berhasil diamankan Polres Aceh Timur.
Kamis, 21 April 2016 21:32 WIB
Penulis: Asrarul Mufidah
ACEH TIMUR - 14 orang yang diduga sebagai pelaku pembalakan liar di Desa Rantau Panjang, Kecamatan Simpang Jernih, Aceh Timur berhasil diringkus pihak Kepolisian dengan barang bukti 70 ton kayu ilegal, Kamis (22/04/2016).

Bukan hanya kayu saja, Pihak Satreskrim Polres Aceh Timur juga mengamankan barang bukti dari ke-14 tersangka berupa satu unit dozer, lima unit gergaji mesin, satu unit mata gergaji piringan belah kayu, satu unit ketam, dan satu unit mobil milik salah satu pelaku.

Hal tersebut dibenarkan Kapolres Aceh Timur AKBP Hendri Budiman melalui Kasat Reskrim AKP Budi Nasuha Waruwu SH kepada GoAceh.co, Kamis (21/04/2016).

"Iya benar kita berhasil mengamankan mereka (14 orang tersangka, red) dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang kita lakukan bersama jajaran Dishutbun Aceh Timur, setelah menerima laporan dari masyarkat sekitar," tukas AKP Budi.

Guna penyelidikan lebih lanjut kata AKP Budi, ke 14 orang pelaku saat ini sudah diamankan di Mapolres Aceh Timur. "Para pelaku sudah kita amankan, namun untuk barang bukti seperti kayu hasil olahan mereka masih berada dilokasi," lanjutnya.

Operasi penangkapan para pelaku perambahan hutan ini sendiri kata Budi, dipimpin langsungsa Wakapolres Aceh Timur, Kompol Carlie Syahputra Bustaman, Kepala Dinas Kehutanan Dan Perkebunan serta Polisi Hutan Kabupaten Aceh Timur. (asr)

Kategori:Aceh, Beladiri, Olympic
wwwwww