Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Mabes Polri Cek Kabar Penangkapan Jenderal Bintang Empat di Mako Brimob Terkait Isu Penyadapan
Umum
16 jam yang lalu
Mabes Polri Cek Kabar Penangkapan Jenderal Bintang Empat di Mako Brimob Terkait Isu Penyadapan
2
Sashenka Ukir Sejarah, Pejudo Pertama dan Penyumbang Medali Pertama Indonesia
Olympic
13 jam yang lalu
Sashenka Ukir Sejarah, Pejudo Pertama dan Penyumbang Medali Pertama Indonesia
3
Soroti RUU Perampasan Aset di Parlemen, Jamdatun Peringatkan Potensi Penyalahgunaan Wewenang Negara
Umum
17 jam yang lalu
Soroti RUU Perampasan Aset di Parlemen, Jamdatun Peringatkan Potensi Penyalahgunaan Wewenang Negara
4
Era Baru, Kejurnas Kickboxing Indonesia 2026 Dikemas Dalam Sports Entertainment
Beladiri
9 jam yang lalu
Era Baru, Kejurnas Kickboxing Indonesia 2026 Dikemas Dalam Sports Entertainment
5
NOC Indonesia: Keselamatan Atlet Tidak Boleh Hanya Menjadi Komitmen di Atas Kertas
KOI
11 jam yang lalu
NOC Indonesia: Keselamatan Atlet Tidak Boleh Hanya Menjadi Komitmen di Atas Kertas
6
Okto Dorong Indonesia Jadi Tuan Rumah World Championships Skateboarding
KOI
11 jam yang lalu
Okto Dorong Indonesia Jadi Tuan Rumah World Championships Skateboarding
Home  /  Berita  /  Badminton
Retribusi Hingga April Hanya USD2.400

Ada 290 TKA Bekerja di Kota Dumai, Ini Nama Perusahaannya

Ada 290 TKA Bekerja di Kota Dumai, Ini Nama Perusahaannya
Ilustrasi Tenaga Kerja Asing
Jum'at, 29 April 2016 17:55 WIB
Penulis: Eric
DUMAI - Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kota Dumai, mencatat hingga bulan April, ada 290 Tenaga Kerja Asing yang bekerja di Kota Dumai, Riau. Dari data tersebut, hanya dua tka yang membayar retribusi untuk Pemerintah Kota Dumai sesuai dengan Perda nomor 13 tahun 2015 tentang retribusi perpanjangan IMTA sebanyak USD2.400, hingga bulan April.

Kabid Bursa dan Penempatan Tenaga Kerja Disnakertrans Kota Dumai, Soufandy Souhan kepada GoRiau.com, Jumat (29/4/2016) menjelaskan, bahwa perusahaan yang paling banyak menggunakan tka asal Cina, Sinar Mas Group.

"Kita mentargetkan tahun ini, retribusi tka untuk Pemko Dumai sebanyak Rp104 juta. Hingga bulan April saja, baru USD2.400," ungkap Soufandy.

Ia juga mendapatkan informasi dari beberapa perusahaan yang beroperasi di Kota Dumai, akan ada 1.200 dampai 1.400 tenaga kerja asing yang bekerja. Disana baru, akan ada 10 tenaga kerja lokal yang mendampingi.

"Setiap bulan kita melakukan pengecekan terhadap tka yang bekerja di Kota Dumai. Pemeriksaan dilakukan dengan pencocokan data dari Polres Dumai, Kependudukan, Kesbang, Disnaker, BIN, Imigrasi, serta Kejaksaan," ulasnya.

Berikut ini perusahaan yang menggunakan tenaga kerja asing diperusahaannya :

1. PT Paramita Bangun Sarana (126 orang).
2. PT Ivomas Tunggal (104 orang).
3. PT Energi Sejahtera Mas (52 orang).
4. PT Kawasan Industri Dumai (1 orang).
5. PT Wilmar Nabati Indonesia (2 orang).
6. PT Pacific Indopalm Industries (1 orang).
7. PT Kreasijaya Adhikarya Dumai (1 orang).
8. PT Inti Benua Perkasatama (2 orang).
9. PT Mott Macdonal (1 orang).

Paling banyak tenaga kerja yang direkrut merupakan tenaga kerja asing asal Cina.***

Kategori:Badminton
wwwwww