Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Hadiri Pelantikan PP Hikmahbudhi, Menpora Erick Ajak Pemuda Fokus Peguatan SDM dan Ekonomi
Kemenpora
23 jam yang lalu
Hadiri Pelantikan PP Hikmahbudhi, Menpora Erick Ajak Pemuda Fokus Peguatan SDM dan Ekonomi
2
Direktur LBH JARAK Sebut "Genk Solo" Mainkan Issue Diversion
Umum
22 jam yang lalu
Direktur LBH JARAK Sebut Genk Solo Mainkan Issue Diversion
3
PDS HB Jassin Masuk MOWCAP, Warisan Sastra Jakarta Diakui Dunia
Metropolitan
22 jam yang lalu
PDS HB Jassin Masuk MOWCAP, Warisan Sastra Jakarta Diakui Dunia
4
Kecerdikan Igor Tolic Baca Arah Permainan Melbourne Victory
Sepakbola
23 jam yang lalu
Kecerdikan Igor Tolic Baca Arah Permainan Melbourne Victory
5
Timnas Indonesia Gelar Pemusatan Latihan di Bali pada FIFA Matchday November
Sepakbola
21 jam yang lalu
Timnas Indonesia Gelar Pemusatan Latihan di Bali pada FIFA Matchday November
Home  /  Berita  /  Badminton

Menteri Desa PDTT Minta Geuchik Publikasi Dana Desa ke Masyarakat

Menteri Desa PDTT Minta Geuchik Publikasi Dana Desa ke Masyarakat
Menteri Desa PDTT Marwan Jafar memberikan pengarahan tentang dana desa kepada geuchik di Banda Aceh, Selasa (3/5/2016). (Foto: Iskandar)
Selasa, 03 Mei 2016 15:26 WIB
Penulis: Iskandar
BANDA ACEH - Baru kali ini ada dana desa yang diberikan secara langsung. Ini merupakan bentuk keseriusan negara dalam membangun negara. Sebab itu, diminta para geuchik (kepala desa) mengelola dengan transparan dan akuntabel.

Hal tersebut diungkapkan oleh Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi RI Marwan Jafar dalam memberikan pengarahan tentang dana desa dalam pertemuan dengan para geuchik di Kabupaten Aceh Besar dan Aceh Jaya yang berlangsung di ruang serbaguna Gedung Pemerintahan Aceh.

Marwan mengatakan bahwa dengan adanya pogram pembangunan dari bawah yaitu desa atau gampong maka desa menjadi subjek pembangunan, bukan objek dari pembangunan pemerintah. Hal tersebut bertujuan tidak lain untuk kejejahteraan masyarakat di seluruh penjuru Indonesia.

Dalam hal ini Marwan berharap agar dana yang dipercayakan kepada gampong agar bisa digunakan secara maksimal untuk sarana dan prasarana desa atau gampong.

Di hadapan para geuchik, Marwan juga menjelaskan bahwa agar menggunakan dana secara transparan akuntabel.

Dalam hal tersebut penggunaan dana desa, ia menyarankan untuk dipublis ke masyarakat. "Misal laporan dana desa ditempel di tempat-tempat umum, atau diumumkan di masjid sebelum shalat Jumat dimulai, kan bisa dilakukan itu," pintanya.

Marwan juga menjelaskan, dana desa hanya bisa digunakan untuk pembangunan sarana desa, seperti saluran, gorong-gorong, irigasi dan lain lain. Sehingga dana desa yang ditujukan kepada masyarakat bisa tepat sasaran dan bisa terlekasana dengan maksimal dan kesejahteraan bisa terwujud sesuai dengan harapan bersama. (isk)

Editor:Mustafa Kamal Usandi
Kategori:Badminton, Voli
wwwwww