Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Michelle Ukir Sejarah, Renang Sumbang Medali Ketiga Indonesia
Olympic
24 jam yang lalu
Michelle Ukir Sejarah, Renang Sumbang Medali Ketiga Indonesia
2
Aira Pertama Kali Rasakan Triathlon Kelas Dunia
Olympic
23 jam yang lalu
Aira Pertama Kali Rasakan Triathlon Kelas Dunia
3
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
Metropolitan
14 jam yang lalu
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
4
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
Metropolitan
12 jam yang lalu
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
5
Menpora Erick Minta Dunia Fotografi Harus Bertransformasi di Pameran Foto Spirit de Indonesia
Kemenpora
7 jam yang lalu
Menpora Erick Minta Dunia Fotografi Harus Bertransformasi di Pameran Foto Spirit de Indonesia
6
Jelang Jeda Internasional, Persib Bidik Kemenangan Hadapi Java United FC
Sepakbola
23 jam yang lalu
Jelang Jeda Internasional, Persib Bidik Kemenangan Hadapi Java United FC
Home  /  Berita  /  Badminton

Lebih Kejam dari Binatang, Pelaku Seks Menyimpang LGBT Harus Angkat Kaki dari Sumatera Barat

Lebih Kejam dari Binatang, Pelaku Seks Menyimpang LGBT Harus Angkat Kaki dari Sumatera Barat
Wagub Sumbar H. Nasrul Abit.
Sabtu, 14 Mei 2016 11:11 WIB
Penulis: Calva
PADANG - Prilaku seks menyimpang LGBT (lesbian, gay, biseksual dan transeksual) adalah prilaku yang lebih keji dan kejam dari prilaku binatang. Untuk itu, para pelaku dan penganut gaya hidup LGBT harus angkat kaki dari Sumatera Barat.

Penegasan ini dikatakan Wakil Gubernur Sumbar H. Nasrul Abit, ketika berbicara usai menyaksikan islahnya Perti dengan Tarbiyah Islamiyah di Sumbar, Sabtu (14/5/2016) di Asrama Haji, Tabing, Padang. Disebutkan Wagub, LGBT kenapa kejam dari binatang, karena prilakunya melebihi binatang. Binatang saja, tidak ada kawin dengan yang sejenis, ini sebagai manusia, malah kawin sesama jenis, lelaki kawin dengan lelaki, perempuan dengan perempuan. "Ini kan prilaku yang sangat menyimpang dan melebihi binatang. Dan prilaku LGBT ini kita tolak dan harus hengkang dari Sumatera Barat," kata Wagub. LGBT, sambung Wagub, merupakan kerusakan moral, disamping masalah penyakit masyarakat yang ada saat ini. Untuk itu, katanya, semua pihak bersatu memperbaiki kondisi ummat saat ini. "Pemerintah, ulama, pendidik dan keluarga serta seluruh lapisan masyarakat harus bersatu memperbaiki kerusakan moral dan masalah ummat saat ini," kata Wagub. (***)

wwwwww