Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Michelle Ukir Sejarah, Renang Sumbang Medali Ketiga Indonesia
Olympic
24 jam yang lalu
Michelle Ukir Sejarah, Renang Sumbang Medali Ketiga Indonesia
2
Aira Pertama Kali Rasakan Triathlon Kelas Dunia
Olympic
24 jam yang lalu
Aira Pertama Kali Rasakan Triathlon Kelas Dunia
3
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
Metropolitan
14 jam yang lalu
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
4
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
Metropolitan
12 jam yang lalu
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
5
Menpora Erick Minta Dunia Fotografi Harus Bertransformasi di Pameran Foto Spirit de Indonesia
Kemenpora
7 jam yang lalu
Menpora Erick Minta Dunia Fotografi Harus Bertransformasi di Pameran Foto Spirit de Indonesia
6
Jelang Jeda Internasional, Persib Bidik Kemenangan Hadapi Java United FC
Sepakbola
23 jam yang lalu
Jelang Jeda Internasional, Persib Bidik Kemenangan Hadapi Java United FC
Home  /  Berita  /  Badminton

Wagub Sumbar Nyatakan Tidak Ada Tempat Kembalinya Paham Komunis di Sumatera Barat

Wagub Sumbar Nyatakan Tidak Ada Tempat Kembalinya Paham Komunis di Sumatera Barat
Wakil Gubernur Sumbar H. Nasrul Abit ketika diwawancarai wartawan.
Sabtu, 14 Mei 2016 10:30 WIB
Penulis: Calva
PADANG - Pemerintah Provinsi Sumatera Barat tidak memberikan tempat bagi adanya indikasi kembalinya paham komunis di Sumatera Barat. Karena atursan dan ketentuan yang ada di Negara Indonesia sudah jelas.

Penegasan ini dikatakan Wakil Gubernur Sumbar H. Nasrul Abit, usai menyaksikan deklarasi bersama islahnya Persatuan Tarbiyah Islamiyah dengan Perti di Sumbar, Sabtu (14/5/2016) di Asrama Haji Tabing, Padang.

Wagub menyebutkan, ajaran komunis sudah terbukti menyengsarakan dan membawa banyak korban dari berbagai kalangan di negeri ini, termasuk para ulama, pemuda masyarakat dan para jenderal.

"Jadi, untuk masalah ini tegas dan jelas pelarangannya. Apalagi, terakhir Menkopolhukam Luhut Panjaitan menyatakan hal yang sama, yakni aturan pelarangan sudah jelas tentang komunis ini," kata Wagub.

Hal yang sama juga dikatakan Ketua Perti Sumbar Prof. Dr. Duski Samad. Perti adalah organisasi yang menolak ajaran komunis di Indonesia. "Perti akan selalu berada di garda depan dalam memberantas dan menolak ajaran komunis di Indonesia," katanya.

wwwwww