Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Naskah UU Ketenagakerjaan Tak Jelas, Serikat Pekerja Peringatkan Ancaman Perselisihan Hubungan Industrial
Umum
23 jam yang lalu
Naskah UU Ketenagakerjaan Tak Jelas, Serikat Pekerja Peringatkan Ancaman Perselisihan Hubungan Industrial
2
Ketua Umum KONI Pusat Minta PB ABTI Satukan Indonesia Melalui Bola Tangan
KONI
20 jam yang lalu
Ketua Umum KONI Pusat Minta PB ABTI Satukan Indonesia Melalui Bola Tangan
3
BPS Umumkan Angka Pengangguran Terbaru, Sektor Pertanian dan Perdagangan Jadi Penyelamat Tenaga Kerja Nasional
Umum
23 jam yang lalu
BPS Umumkan Angka Pengangguran Terbaru, Sektor Pertanian dan Perdagangan Jadi Penyelamat Tenaga Kerja Nasional
4
NOC Indonesia Jadikan YOG Dakar 2026 Panggung Diplomasi Peluang Tuan Rumah Kualifikasi Olimpiade LA 2028
KOI
20 jam yang lalu
NOC Indonesia Jadikan YOG Dakar 2026 Panggung Diplomasi Peluang Tuan Rumah Kualifikasi Olimpiade LA 2028
5
Pemuda LIRA Desak Polri Terapkan Pasal Hukuman Mati Penyadap Presiden
Hukum
6 jam yang lalu
Pemuda LIRA Desak Polri Terapkan Pasal Hukuman Mati Penyadap Presiden
6
KONI Pusat Ajak Kementerian/Lembaga Bersinergi Sukseskan PON Pantai 2026
KONI
19 jam yang lalu
KONI Pusat Ajak Kementerian/Lembaga Bersinergi Sukseskan PON Pantai 2026
Home  /  Berita  /  PON

LPSE Diminta Fokus pada Lelang Pekerjaan, Dedi: Maksimalkan Waktu yang Ada

Selasa, 17 Mei 2016 13:04 WIB
Penulis: Safrizal
lpse-diminta-fokus-pada-lelang-pekerjaan-dedi-maksimalkan-waktu-yang-adaDedi Putra SHi, Ketua Komisi B DPRD Kepulauan Meranti
SELATPANJANG - Komisi B Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kepulauan Meranti mengingatkan Pemda agar mengantisipasi sisa waktu tahun anggaran 2016 untuk pembangunan. Pasalnya, pada LKPJ tahun 2015 lalu telah ditekankan bahwa kurangnya waktu menjadi kendala pembangunan di Meranti.

"Kita minta LPSE fokus pada pelelangan pekerjaan. Jangan sampai program yang sudah direncanakan terkendala oleh tidak adanya waktu," ujar Ketua Komisi B DPRD Kepulauan Meranti, Dedi Putra SHi, ketika ditemui di Selatpanjang, Senin (16/5/2016).

Untuk itu, kata Dedi, kepada SKPD terkait selain secepatnya menyiapkan berkas lelang pekerjan, juga harus memastikan dana untuk pekerjaan itu masuk atau kecil kemungkinan didapatkan. Jika memang anggaran itu ada, pekerjaan tersebut harus secepatnya dilelang.

"Terhadap ketersediaan waktu ini memang harusn diantsipasi dari sekarang. Tentunya setelah dicek dana tersebut akan ditransfer atau tidak," ujar Dedi lagi.

Kata Dedi, kendala waktu itu sebenarnya sudah dirasakan pada tahun 2015 lalu. Dimana, ada beberapa pekerjaan tidak bisa dituntaskan karena tidak adanya waktu. "Di LKPJ 2015 telah ditekankan tentang kendala pembangunan itu salah satunya adalah ketersediaan waktu," beber Politisi PPP itu lagi.

Di Kepulauan Meranti pembangunannya tidak sama dengan daerah daratan. Selain memerlukan dana lebih, pembangunan di Meranti juga memerlukan waktu yang banyak. Sebab, bahan dasar seperti pasir, batu, terlebih dahulu didatangkan dari Kepri maupun tempat lain.

Belum lagi masuk musim ombak besar dan angin kencang. Tentu ini menjadi penghambat pemasokan bahan dasar pembangunan ke Meranti. Sementara, saat ini hingga pertengahan Mei 2016, lelang pekerjaan masih belum semuanya terlaksana. ***

Kategori:PON
wwwwww