Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Ketua Umum KONI Pusat Minta PB ABTI Satukan Indonesia Melalui Bola Tangan
KONI
21 jam yang lalu
Ketua Umum KONI Pusat Minta PB ABTI Satukan Indonesia Melalui Bola Tangan
2
NOC Indonesia Jadikan YOG Dakar 2026 Panggung Diplomasi Peluang Tuan Rumah Kualifikasi Olimpiade LA 2028
KOI
21 jam yang lalu
NOC Indonesia Jadikan YOG Dakar 2026 Panggung Diplomasi Peluang Tuan Rumah Kualifikasi Olimpiade LA 2028
3
Pemuda LIRA Desak Polri Terapkan Pasal Hukuman Mati Penyadap Presiden
Hukum
8 jam yang lalu
Pemuda LIRA Desak Polri Terapkan Pasal Hukuman Mati Penyadap Presiden
4
KONI Pusat Ajak Kementerian/Lembaga Bersinergi Sukseskan PON Pantai 2026
KONI
21 jam yang lalu
KONI Pusat Ajak Kementerian/Lembaga Bersinergi Sukseskan PON Pantai 2026
5
Motivasi Tinggi PSIM Yogyakarta Jamu Dewa United FC
Sepakbola
20 jam yang lalu
Motivasi Tinggi PSIM Yogyakarta Jamu Dewa United FC
6
BMKG Ramalkan Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini
Metropolitan
9 jam yang lalu
BMKG Ramalkan Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini
Home  /  Berita  /  Badminton

Miliki Pemimpin Baru, PDIP Berharap Golkar Bisa Menjadi Partai Percontohan

Miliki Pemimpin Baru, PDIP Berharap Golkar Bisa Menjadi Partai Percontohan
Anggota DPR dari Fraksi PDIP, Junimart Girsang. (Nay/Legislatif.co)
Selasa, 17 Mei 2016 12:17 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA- Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), berharap terpilihnya Setya Novanto (Setnov) sebagai Ketua Umum Golkar yang baru sekaligus membawa partai berlambang pohon beringin itu sebagai partai percontohan.

Hal tersebut diungkapkan Politisi PDI Perjuangan, Junimart Girsang saat dimintai tanggapan atas terpilihnya Setya Novanto menjadi Ketua Umum Golkar.

"Karena dia (Golkar) tertua di negara ini, jadi mereka harus bisa menjadi contoh," ujar Junimart di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Selasa (17/5/2016).

Junimart juga berharap, agar semua pihak tak lagi melihat latar belakang Setnov yang belakangan kerap dikaitkan dengan masalah hukum dan isu-isu negatif.

Menurutnya, Setya Novanto dipilih secara demokratis. Mayoritas kader beringin memang memberikan suaranya kepada mantan Ketua DPR RI itu.

"Saya berharap tanpa melihat latar belakang seseorang, bagi saya ini yang terbaik dari yang baik. Hasil pemilihan dari seluruh kader yang berhak memberikan suaranya," ujarnya.

Junimart sendiri pernah menjadi hakim Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) yang menyidangkan perkara Setnov terkait pencatutan nama presiden untuk kepemilikan saham Freeport Indonesia. Junimart tegaskan persidangan itu sama sekali tidak berpengaruh terhadap keputusan internal Golkar.

"Masalah internal Golkar kita tidak bisa turut campur, yang jelas saat ini Golkar sudah kembali menyatu, dan mari kita sama-sama membangun, dan mengawal kinerja Pemerintah," pungkasnya. ***

wwwwww