Motivasi Tinggi PSIM Yogyakarta Jamu Dewa United FC
![]() |
| PSIM Yogyakarta. (Ileague.id) |
Penulis: Azhari Nasution
YOGYAKARTA – PSIM Yogyakarta tengah dipayungi motivasi dan semangat yang tinggi menatap laga pekan kesembilan Super League 2026/2027. Laskar Mataram akan menjamu Dewa United Banten FC di Stadion Sultan Agung, Bantul, Yogyakarta, Jumat (6/11/2026) kickoff 15.30 WIB.
Jika melihat pada papan klasemen sementara saat ini, kedua tim berbeda jauh. PSIM ada di papan bawah, tepatnya di peringkat ke-15 dengan koleksi lima poin. Sedangkan Dewa United adalah tim berperingkat ke-2 dengan 17 poin atau hanya satu poin saja jaraknya dari Persija Jakarta yang ada di puncak klasemen.
Namun demikian, PSIM saat ini dalam balutan semangat yang berbeda. Pada laga pekan kedelapan lalu, PSIM baru saja mencatat kemenangan perdananya usai mengalahkan Borneo FC Samarinda dengan skor 2-1 di laga home.
Selain itu, PSIM juga baru saja memiliki pelatih kepala baru yakni Risto Vidakovic yang sudah memimpin jalannya latihan, namun memang kemungkinan masih belum bisa mendampingi tim di pinggir lapangan saat pertandingan besok karena masalah administrasi.
“Kita punya waktu recovery relatif singkat, tapi tetap kita optimalkan. Kita juga sudah menjalani sesi latihan bersama coach Risto, kita benahi yang jadi kekurangan dari laga sebelumnya. Secara teknis besok kita lebih optimal, dan secara fisik pemain sudah mulai pulih,” kata Caretaker PSIM Yogyakarta, Guntur Cahyo Utomo pada sesi jumpa pers, Kamis (5/11).
Disebutkan Guntur, kehadiran pelatih kepala baru tentunya akan menambah kekuatan PSIM. “Kita diskusikan apa yang kita harapkan, apa yang akan kita kerjakan. Secara koletif tim ini harusnya bisa lebih kuat, ini jadi nilai plus kita,” ujarnya menambahkan.
Dia menjelaskan jika tim pelatih mengerjakan semua bersama-sama meski tidak memiliki waktu latihan yang panjang namun tetap mengoptimalkannya serta memperbaiki apa kekurangan dari laga sebelumnya.
“Apa pun itu, kita sepakat saling membantu. Secara fisik, (besok) saya di pinggir lapangan. Tapi ada perspektif-perspektif baru apa yang harus saya lakukan, itu berasal dari coach Risto,” Guntur menjelaskan.
Mengenai Dewa United FC yang secara mengejutkan baru saja menelan kekalahan perdananya musim ini di kandang Arema FC, Guntur menyebut ini menjadi bukti sengitnya persaingan.
“Super League saat ini makin kompetitif. Dewa United kalah dari Arema FC. Artinya, memang siapa pun punya peluang untuk dapat memenangi laga. Menurut saya, tim yang paling fresh, paling siap, mental siap, dia yang punya peluang besar untuk memenangkan pertandingan. Dan kita ada di tren yang bagus, harapannya makin bagus lagi ke depannya. Datangnya pelatih baru dan kita dapat hasil bagus dari laga sebelumnya, ini modal yang bagus,” pungkasnya. ***
| Kategori | : | Sepakbola, DI Yogyakarta |













