Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Kasus Sadap Terungkap, Ical Syamsudin: Kontra Intelijen Prabowo Berjalan
Hukum
18 jam yang lalu
Kasus Sadap Terungkap, Ical Syamsudin: Kontra Intelijen Prabowo Berjalan
2
Jika Presiden Diduga Disadap Ilegal, SGY Pertanyakan Perlindungan Privasi Rakyat
Hukum
14 jam yang lalu
Jika Presiden Diduga Disadap Ilegal, SGY Pertanyakan Perlindungan Privasi Rakyat
3
Mantan Presiden SBY Soroti Penyadapan Prabowo Subianto, Tiga Jenderal Polisi Resmi Ditahan
Umum
15 jam yang lalu
Mantan Presiden SBY Soroti Penyadapan Prabowo Subianto, Tiga Jenderal Polisi Resmi Ditahan
4
Ketua Umum PB KAMI Dukung Langkah Tegas Kapolri Bersihkan Institusi
Hukum
20 jam yang lalu
Ketua Umum PB KAMI Dukung Langkah Tegas Kapolri Bersihkan Institusi
5
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
Olympic
11 jam yang lalu
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
6
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
Metropolitan
11 jam yang lalu
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
Home  /  Berita  /  Badminton

41 Adegan Diperagakan Pada Rekonstruksi Mahasiwa Bunuh Dosen di Kampus UMSU

Senin, 30 Mei 2016 20:01 WIB
41-adegan-diperagakan-pada-rekonstruksi-mahasiwa-bunuh-dosen-di-kampus-umsu
MEDAN - Ada 41 adegan yang digelar dalam rekontruksi kasus pembunuhan dosen yang dilakukan oleh mahasiswanya, oleh pihak Penuntut Umum Kejari bersama penyidik Reskrim Polresta Medan, yang berlangsung di Mapolresta Medan, Senin (30/05/2016).

Dalam kejadian tersebut, menceritakan bagaimana pelaku Roymardo S melakukan perencanaan pembunuhan terhadap korban yang merupakan dosen Fakultas Ilmu keguruan dan ilmu pendidikan (FIKIP) UMSU, Nurain Lubis (63) hingga mengakibatkan meninggal dunia.

Terlihat pelaku Roymardo S yang tak lain mahasiswa Fakultas Ilmu keguruan dan ilmu pendidikan UMSU, sudah merencanakan aksinya, ini dibuktikan dengan peralatan pisau dan martil yang telah disiapkan tersangka dari rumah kostnya.

Kepada wartawan, Jaksa Penuntut Umum dari Kejari Medan, Aisyah menyebutkan pelaksanaan rekontruksi yang berlangsung di Mapolresta Medan, sudah menggambarkan adanya perencanaan yang dilakukan pelaku untuk melakukan tindakan kekerasan kepada dosennya.

Selain itu kenapa pelaksanaan rekontruksi di Mapolresta Medan, bukannya di kampus UMSU ditempat kejadian perkara berlangsung, ini mengingat keamanan selama proses rekontruksi berlangsung. Sehingga untuk lebih kondusif maka pelaksanaannya berlangsung di Halaman Polresta Medan.

Lebih lanjut Aisyah menyatakan, dari rangkaian adegan tersebut ada jeda waktu, mulai dari tersangka berangkat dari kostnya hingga sampai ke kampus UMSU. Kemudian sesampainya dikampus tersangka sempat mengikuti mata kuliah, dan setelah itu mengambil pisau dan martil yang telah disiapkan dari jok sepeda motornya kemudian menghabisi korban

Setelah proses rekontruksi, selanjutnya pihak penuntut umum akan menunggu berkas pelimpahannya dari penyidik Polisi. Dimana pelaksanaan rekonstruksi ini untuk melengkapi pemeriksaan dan penelitian jaksa terhadap berkas pemeriksaan yang dilimpahkan oleh penyidikan nantinya.

Kasus ini terjadi pada Senin, (2/5/2016) lalu. Dimana dalam rekonstruksi tersebut penyidik menerangkan tersangka tega melakukan hal itu karena menaruh dendam kepada korban. Tersangka tidak terima dimarahi korban ‎karena lupa membawa buku dan memakai kaos saat proses perkuliahan berlangsung. ***

Editor:Hermanto Ansam
Sumber:dnaberita.com
Kategori:Badminton, Beladiri
wwwwww