Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Kasus Sadap Terungkap, Ical Syamsudin: Kontra Intelijen Prabowo Berjalan
Hukum
21 jam yang lalu
Kasus Sadap Terungkap, Ical Syamsudin: Kontra Intelijen Prabowo Berjalan
2
Jika Presiden Diduga Disadap Ilegal, SGY Pertanyakan Perlindungan Privasi Rakyat
Hukum
17 jam yang lalu
Jika Presiden Diduga Disadap Ilegal, SGY Pertanyakan Perlindungan Privasi Rakyat
3
Mantan Presiden SBY Soroti Penyadapan Prabowo Subianto, Tiga Jenderal Polisi Resmi Ditahan
Umum
18 jam yang lalu
Mantan Presiden SBY Soroti Penyadapan Prabowo Subianto, Tiga Jenderal Polisi Resmi Ditahan
4
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
Olympic
14 jam yang lalu
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
5
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
Metropolitan
14 jam yang lalu
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
6
NOC Indonesia Cermati Sejumlah Cabor Unggulan Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
SEA Games
13 jam yang lalu
NOC Indonesia Cermati Sejumlah Cabor Unggulan Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
Home  /  Berita  /  Badminton

Wako Hendri Arnis Harapkan Ajang Temu Kreatifitas PIK–R M Bermakna dan Bermanfaat

Wako Hendri Arnis Harapkan Ajang Temu Kreatifitas PIK–R M Bermakna dan Bermanfaat
Wako Padang Panjang Hendri Arnis bersama peserta PIK-RM. (Humas Padang Panjang)
Selasa, 31 Mei 2016 08:00 WIB

PADANG PANJANG - Walikota Padang Panjang Hendri Arnis mengharapkan kegiatan Ajang Temu Kreatifitas PIK - R M (Pusat Informasi dan Konseling Remaja dan Mahasiswa) bukan sekedar kegiatan seremonial saja,tapi kegiatan tersebut hendaknya bermakna dan bermanfaat bagi generasi remaja, agar mereka menjadi remaja yang memiliki moral yang tinggi di tengah masyarakat.

Walikota Hendri Arnis juga menghimbau kepada para Duta Genre agar bisa lebih berperan aktif memberikan penyuluhan kepada rekan rekan sejawat mereka akan bahaya narkoba, Sex bebas dan HIV.

Hal itu disampaikannya saat membuka acara Ajang Temu Kreatifitas PIK – RM, Senin (30/5/2016) di Gedung Syafei Kota Padang Panjang.
Acara tersebut dihadiri oleh para remaja tingkat SLTP/ SLTA se Kota Padang Panjang. Turut hadir di acara itu: Para Kepala SKPD, Ketua Dharma Wanita Kota Padang Panjang beserta undangan lainnya.

Wako Hendri Arnis selanjutnya meminta kepada para remaja agar mereka lebih kreatif dalam menyikapi program program yang ada di di PIK R M, karena salah satu tujuan dari Pusat Informasi dan Konseling Remaja/ Mahasiswa (PIK R/ M) adalah untuk mengembangkan kreatifitas, keterampilan serta menumbuhkan semangat baru dan kebersamaan dalam rangka peningkatan komitmen dan partisipasi remaja terhadap GENRE( Generasi Remaja Berencana). Walikota Hendri Arnis juga meminta kepada SKPD terkait agar ikut mendukung dan berperan di dalam program PIK RM

“Kepada seluruh Steak holder yang berkaitan dengan program PIK RM ini saya mengharapkan untuk dapat bersungguh sungguh mendukung keberadaan PIK RM ini agar program ini dapat meningkatkan pemahaman remaja tentang Program GENRE dan dapat memberikan pencerahan terhadap prilaku remaja ke arah yang lebih baik,” katanya.

Lebih lanjut Walikota Hendri Arnis menyampaikan bahwa Remaja dan permasalahannya menjadi isu penting saat ini. Remaja sangat rentan terhadap resiko TRIAD KRR ( Seksualitas, NAPZA, HIV dan AIDS). Prilaku yang tidak sehat dikalangan remaja khususnya remaja yang belum menikah cendrung meningkat. Data Depkes Tahun 2009 menunjukan bahwa 35% remaja dikota besar mempunyai teman yang sudah pernah berhubungan seks pranikah dan 6,9% responden telah melakukan hubungan seks pranikah.

Sementra itu Kepala Kantor Pemberdayaan Perempuan dan KB Netti Herawati mengatakan bahwa berdasarkan data dari Badan Narkotika Nasional Tahun 2008, menunjukkan bahwa sejumlah pengguna Napza sampai dengan tahun 2008 adalah 115.404. Dimana 51.986 total pengguna adalah mereka yang berusia remaja (16- 24 tahun) yang terdiri dari pelajar sekolah dan mahasiswa. Untuk Kasus AIDS 49,5 % diantaranya kelompok berusia 20 – 29 tahun (Kemenkes RI 2011).

Jika dikaitkan dengan karakteristik AIDS yang gejalanya baru muncul setelah 3 – 10 tahun terinfeksi, maka hal ini semakin membuktikan bahwa sebagian besar dari mereka yang terkena AIDS telah terinfeksi pada usia muda.

Permasalah tersebut akan mengurangi kesempatan remaja untuk mempraktekan prilaku hidup sehat, serta mengganggu perencanaan kehidupan di masa yang akan datang.

“Untuk merespon permasalahan remaja tersebut maka BKKBN merumuskan kebijakan Program Generasi Berencana (GENRE). Salah satu bentuk Kegiatan GENRE adalah melalui Pengembangan Pusat Informasi dan Konseling Remaja/ Mahasiswa ( PIK RM). PIK RM merupakan wadah yang dikelola dari, oleh, dan untuk remaja/ mahasiswa, dalam memberikan informasi yang tepat dan benar tentang penyiapan kehidupan berkeluarga bagi remaja/ mahasiswa yang didalamnya termasuk juga informasi tentang reproduksi,” katanya.

Keberadaan dan peran PIK RM sangat penting dalam membantu remaja/ mahasiswa untuk mendapatkan informasi dan pelayanan konseling yang tepat dan benar tentang program GENRE. (Humas)

Editor:Calva
Kategori:Umum, Badminton
wwwwww