Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Kasus Sadap Terungkap, Ical Syamsudin: Kontra Intelijen Prabowo Berjalan
Hukum
23 jam yang lalu
Kasus Sadap Terungkap, Ical Syamsudin: Kontra Intelijen Prabowo Berjalan
2
Jika Presiden Diduga Disadap Ilegal, SGY Pertanyakan Perlindungan Privasi Rakyat
Hukum
19 jam yang lalu
Jika Presiden Diduga Disadap Ilegal, SGY Pertanyakan Perlindungan Privasi Rakyat
3
Mantan Presiden SBY Soroti Penyadapan Prabowo Subianto, Tiga Jenderal Polisi Resmi Ditahan
Umum
19 jam yang lalu
Mantan Presiden SBY Soroti Penyadapan Prabowo Subianto, Tiga Jenderal Polisi Resmi Ditahan
4
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
Olympic
15 jam yang lalu
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
5
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
Metropolitan
15 jam yang lalu
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
6
PP FTI Prihatin dan Kecewa Triathlon Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
SEA Games
14 jam yang lalu
PP FTI Prihatin dan Kecewa Triathlon Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
Home  /  Berita  /  Badminton

Harga Daging Sapi Tetap Tinggi, Hidayat Nur Wahid: Blusukan Presiden Harus Dilanjutkan

Harga Daging Sapi Tetap Tinggi, Hidayat Nur Wahid: Blusukan Presiden Harus Dilanjutkan
Wakil Ketua MPR, Hidayat Nur Wahid.
Rabu, 08 Juni 2016 14:08 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA- Wakil Ketua MPR Hidayat Nur Wahid (HNW) mengaku heran dengan kondisi Indonesia yang kaya akan perkebunan, pertanian dan peternakan, namun disaat bulan Ramadan hampir semua kebutuhan pokok masyarakat harganya melambung.

Apalagi kata HNW, khususnya daging sapi, dirinya merasa aneh. "Dulu bahkan dikaitkan dengan adanya pesta korupsi soal daging sapi, sekarang polemik soal harga Rp80 ribu perkilo yang diwacanakan Presiden, tapi dilapangan harganya tetap diatas Rp100 ribu, ini jadi keprihatinan kita bersama," ungkap Hidayat, Rabu (08/06/2016) di Gedung DPR/MPR Senayan Jakarta.

Masih menurut HNW, Presiden Jokowi harus benat-benar memastikan apa yang menjadi harapannya bisa terwujud. "Pak Jokowi harus betul-betul memastikan, bahwa apa yang beliau harapkan bisa terlaksana, ya kalau Presiden hanya meminta, kemudian tidak dilaksanakan wibawa beliau ada dimana," tukas Hidayat.

Menurutnya, di negeri yang kaya akan peternakan, dirasa tidak masuk akal jika mengalami kelangkaan daging. "Kalau kemudian solusinya adalah impor, seperti yang dikatakan pak Oesman Sapta, ada kartel disana yang bermain, jadi pak Jokowi sebagai pemerintah harus hadir, menurut saya beliau harus melanjutkan jurus blusukannya," ujarnya.

Karena menurutnya, ada indikasi permainan masalah daging impor ini. "Ya Presiden tidak bisa hanya mengandalkan informasi bawahanya, beliau harus tahu kondisi dilapangan, kalau memang ada fakta permainan, beliau harus tegas," pungkasnya. ***

wwwwww