Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Kasus Sadap Terungkap, Ical Syamsudin: Kontra Intelijen Prabowo Berjalan
Hukum
18 jam yang lalu
Kasus Sadap Terungkap, Ical Syamsudin: Kontra Intelijen Prabowo Berjalan
2
Jika Presiden Diduga Disadap Ilegal, SGY Pertanyakan Perlindungan Privasi Rakyat
Hukum
14 jam yang lalu
Jika Presiden Diduga Disadap Ilegal, SGY Pertanyakan Perlindungan Privasi Rakyat
3
Mantan Presiden SBY Soroti Penyadapan Prabowo Subianto, Tiga Jenderal Polisi Resmi Ditahan
Umum
15 jam yang lalu
Mantan Presiden SBY Soroti Penyadapan Prabowo Subianto, Tiga Jenderal Polisi Resmi Ditahan
4
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
Olympic
11 jam yang lalu
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
5
Ketua Umum PB KAMI Dukung Langkah Tegas Kapolri Bersihkan Institusi
Hukum
20 jam yang lalu
Ketua Umum PB KAMI Dukung Langkah Tegas Kapolri Bersihkan Institusi
6
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
Metropolitan
11 jam yang lalu
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
Home  /  Berita  /  Badminton

23 Tahun Menikah, Perempuan di Pekanbaru Ini Baru Sadar Kalau Suaminya Berbeda...

23 Tahun Menikah, Perempuan di Pekanbaru Ini Baru Sadar Kalau Suaminya Berbeda...
Ros menunjukkan bukti-bukti (temuan) kebohongan mantan suaminya (Foto: Chairul Hadi)
Senin, 13 Juni 2016 10:16 WIB
Penulis: Chairul Hadi
PEKANBARU - Seorang wanita berumur 52 tahun bernama Rostilawati, melapor ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda Riau. Ia menduga bahwa suaminya HW alias Hengky (55) sudah memalsukan data diri. Ros merasa ditipu mentah-mentah, meski sudah 23 tahun menjalani pernikahan.

Hengky dilaporkan ke Polda Riau oleh mantan istrinya tersebut atas sangkaan memalsukan data diri. Ros baru tahu bahwa mantan suaminya itu ternyata tidak seakidah dengannya. Itu terungkap belum lama ini, ketika Pengadilan Agama meminta Ros melengkapi bukti otentik untuk syarat pembagian harta gono-gini.

"23 tahun lalu saat saya menikah, Pak Hengky masuk Islam. Selama itu tidak ada keganjilan. Namun lima tahun belakangan sikapnya berubah drastis sampai akhirnya kami memutuskan bercerai. Dan menyakitkannya, saya temukan Kartu Tanda Penduduk (KTP) miliknya dengan kolom Agama Budha, bukan Islam," mulai Ros bercerita.

Tidak cuma itu, hatinya kian hancur saat mengetahui kalau mantan suami punya Kartu Keluarga (KK) dengan wanita lain. Dalam KK tersebut, status agama Hengky juga non Islam. "Saya pegang semua bukti-buktinya. Saya tidak menyangka dia membohongi saya selama ini, setelah semua pahit manis yang dilewati bersama," kata Ros.

Beberapa tahun belakangan, beber Ros, kecurigaan lainnya yang kerap terlihat di mana mantan suaminya terkesan menghindar saat keluarga mereka menggelar pengajian dan kegiatan keagamaan. Tidak cuma itu saja, Hengky juga pernah beberapa kali kepergok sembahyang sesuai dengan agama yang dianutnya sekarang.

"Sebelum saya cerai, kami sering ribut masalah ini. Dia selalu mengelak saat saya tanya soal agama. Yang jadi pertanyaan saya kenapa bisa dia punya dua KTP dengan dua agama berbeda serta menikah diam-diam dan sekarang punya KK dengan istri barunya," kisah Ros kepada GoRiau.com.

Setelah resmi bercerai pada awal tahun 2016 kemarin, Ros pun kian membulatkan tekad untuk menyeret mantan suaminya ini ke ranah hukum atas sangkaan tersebut. Tidak cuma itu, pembagian harta gono-gini yang disepakati sebelumnya dinilai Ros tidak adil dan terkesan merugikan dirinya.

"Dalam perjanjiannya kan harusnya bagi dua, tapi ini tidak. Sampai di notaris dibatalkan sepihak. Saya marah. Padahal yang bekerja itu tidak hanya dia, saya juga. Saya kerja keras selama ini dan saya minta hak dari keringat saya itu. 23 tahun kami menikah, saya hafal betul apa-apa yang sudah kami peroleh," tutupnya.

Terkait laporan ini, Polda Riau masih melakukan penyelidikan. "Sudah kita terima laporannya pada 8 Juni 2016 lalu. Masih kita proses," benar Kabid Humas Polda Riau, AKBP Guntur Aryo Tejo, Senin (13/6/2016) pagi. ***

wwwwww