Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
Umum
18 jam yang lalu
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
2
Kemenpora Gandeng BRI, Atlet Berprestasi Diguyur Bonus Rp158 Miliar
Kemenpora
12 jam yang lalu
Kemenpora Gandeng BRI, Atlet Berprestasi Diguyur Bonus Rp158 Miliar
3
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
Umum
19 jam yang lalu
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
4
Mulyanto: Satgas Indonesia-Singapura Harus Bongkar Jaringan Korporasi Perusak Lingkungan
Nasional
10 jam yang lalu
Mulyanto: Satgas Indonesia-Singapura Harus Bongkar Jaringan Korporasi Perusak Lingkungan
5
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
Ekonomi
20 jam yang lalu
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
6
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
Metropolitan
20 jam yang lalu
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
Home  /  Berita  /  Badminton

Padang Bertekad Jadi Kota Hafidz, Walikota: Anak Hafal Al Quran Umumnya Cerdas

Padang Bertekad Jadi Kota Hafidz, Walikota: Anak Hafal Al Quran Umumnya Cerdas
Wako Padang Mahyeldi (paling kiri) ketika berbicara pada Mudzakarah Ramadhan 1437 H Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Padang. (Humas Padang/Charlie)
Kamis, 30 Juni 2016 15:19 WIB

PADANG - Penghafal Al Quran (Hafidz) punya kelebihan di atas rata-rata. Mereka yang mampu menghafal Alquran pada umumnya memiliki tingkat intelegensi berlebih. “Anak yang hafal Alquran umumnya cerdas,” ungkap Walikota Padang, H. Mahyeldi Dt Marajo di sela-sela kegiatan Mudzakarah Ramadhan 1437 H Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Padang di Aula Universitas Dharma Andalas Padang.

Walikota menekankan, seorang penghafal Al Quran tidak saja mampu menghafal kitab suci itu saja. Akan tetapi juga mampu menghafal yang lain. “Makanya penghafal Alquran itu pada umumnya sukses dalam karirnya,” tegas walikota.

Jika seorang penghafal Al Quran menjalani profesi sebagai dokter, atau bekerja di farmasi, maka akan lebih mudah menyesuaikan diri. Sebab, dalam menjalankan profesi itu butuh dan mengandalkan hafalan.

“Mereka yang hafal Al Quan syaraf otaknya akan berfungsi sempurna dan menstimulasi,” sebut Mahyeldi, Selasa (28/6).

Dalam beberapa waktu belakangan ini di Kota Padang memang telah cukup banyak bermunculan penghafal Alquran. Hal ini seiring dengan rencana Pemko Padang untuk mencetak penghafal Al Quran dan menjadikan Kota Padang sebagai Kota Penghafal Al Quran. (Charlie)

Editor:Calva
Kategori:Umum, Badminton
wwwwww