Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Ketua Umum DPP Pemuda LIRA Desak DPR Makzulkan Gibran Mengacu Putusan MK dan MA
Hukum
15 jam yang lalu
Ketua Umum DPP Pemuda LIRA Desak DPR Makzulkan Gibran Mengacu Putusan MK dan MA
2
Kebutuhan Industri Melonjak, BPS Catat Nilai Impor Nasional Naik 19,67 Persen Sepanjang 2026
Ekonomi
14 jam yang lalu
Kebutuhan Industri Melonjak, BPS Catat Nilai Impor Nasional Naik 19,67 Persen Sepanjang 2026
3
BMKG Prediksi Cuaca Jabodetabek Cerah Berawan Hari Ini
Metropolitan
21 jam yang lalu
BMKG Prediksi Cuaca Jabodetabek Cerah Berawan Hari Ini
4
Ubed Akui Waktu Mepet dan Richie Ingin Hasil Terbaik
Badminton
7 jam yang lalu
Ubed Akui Waktu Mepet dan Richie Ingin Hasil Terbaik
5
Asael, Michelelle, dan Miftaqul Masih Berada di Jalur Positif
Olympic
8 jam yang lalu
Asael, Michelelle, dan Miftaqul Masih Berada di Jalur Positif
6
Mutasi 7 Polisi Polrestabes Surabaya Disorot, Buntut Penangkapan 3 Legislator Partai Gerindra
Umum
13 jam yang lalu
Mutasi 7 Polisi Polrestabes Surabaya Disorot, Buntut Penangkapan 3 Legislator Partai Gerindra
Home  /  Berita  /  Badminton

Hasilkan 10 Ribu Wirausaha Baru, 14 Sentra IKM Baru Dibangun Pemko Padang Bersama BDI Padang

Hasilkan 10 Ribu Wirausaha Baru, 14 Sentra IKM Baru Dibangun Pemko Padang Bersama BDI Padang
Kepala BDi Kemenperin RI Regional Padang Jonni Afrizon menyerahkan cindera mata kepada Wako Padang Mahyeldi usai penandatanganan kerjasama di Padang.
Kamis, 14 Juli 2016 14:04 WIB
Penulis: Calva
PADANG - Sebanyak 14 sentra Industri Kecil dan Menengah (IKM) dibangun di Kota Padang guna menghasilkan target 10 ribu usahawan baru. Bahkan, Pemko Padang segera membuat Kawasan Terpadu IKM.

Hal itu terungkap ketika dilakukan Kerjasama (MoU) Pemko Padang bersama IKM dengan Balai Diklat Industri (BDI) Kementrian Perindustrian RI Regional Padang, di Palanta Balaikota Padang, Kamis (14/7/2016).

Ke-14 sentra IKM baru itu, kata Kadinas Perindagtamben Kota Padang Hendrizal Azhar tersebar di kecamatan-kecamatan dengan aneka produk, mulai dari makanan khas, pakaian, bordir, fasyen, industri kratif dan aneka aksesories seperti jaket dan kopiah.

Para pelaku IKM di sentrai-sentra ini, dibina, baik pendidikan/keahlian, diberikan alat produksi dan dibantu pemasarannya.

Hal itu terungkap ketika dilakukan Kerjasama (MoU) Pemko Padang bersama IKM dengan Balai Diklat Industri (BDI) Kementrian Perindustrian RI Regional Padang, di Palanta Balaikota Padang, Kamis (14/7/2016).

Ke-14 sentra IKM baru itu, kata Kadinas Perindagtamben Kota Padang Hendrizal Azhar tersebar di kecamatan-kecamatan dengan aneka produk, mulai dari makanan khas, pakaian, bordir, fasyen, industri kratif dan aneka aksesories seperti jaket dan kopiah.

Para pelaku IKM di sentra-sentra industri ini, nantinya akan dilatik atau dididik keterampilannya di BDI Padang. Tak hanya itu, mereka juga dibantu penyediaan peralatan produksi, lokasi usaha dan sekaligus pemasaran produk.

"Sehingga para pelaku IKM benar-benar bisa berusaha meningkatkan produksi guna peningkatan ekonomi keluarga dan kemajuan ekonomi Kota Padang umumnya," urai Henrizal.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala BDI Padang Jonni Afrizon mengatakan, program ini sangat sesuai dengan progam kerja BDI Padang yang juga bertanggungjawab menghasilkan tenaga trampil untuk jadi seorang wirausaha.

Untuk itu, katanya, BDI sangat menyambut baik apa yang ingin dilakukan Pemko Padang dalam perbaikan ekonomi dan menghasilkan ribuan wirausaha baru di Kota Padang.

"BDI jelas akan membantu sepenuhnya mendidik tenaga trampil dan mandiri. Namun itu tentu harus dibarengi dengan kesinambungan usaha setelah diadakan pendidikan dan pelatihan," katanya.

Kesinambungan yang dimaksud, adalah menyediakan sentra-sentra IKM dan membantu pemasaran produk, hingga bisa bersaing dengan produk lain yang berdiri sendiri, unggul. Sehingga bisa menembus pasar dalam negeri dan bahkan luar negeri. ***

Kategori:Ekonomi, Badminton
wwwwww