Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Mabes Polri Cek Kabar Penangkapan Jenderal Bintang Empat di Mako Brimob Terkait Isu Penyadapan
Umum
16 jam yang lalu
Mabes Polri Cek Kabar Penangkapan Jenderal Bintang Empat di Mako Brimob Terkait Isu Penyadapan
2
Sashenka Ukir Sejarah, Pejudo Pertama dan Penyumbang Medali Pertama Indonesia
Olympic
14 jam yang lalu
Sashenka Ukir Sejarah, Pejudo Pertama dan Penyumbang Medali Pertama Indonesia
3
Era Baru, Kejurnas Kickboxing Indonesia 2026 Dikemas Dalam Sports Entertainment
Beladiri
10 jam yang lalu
Era Baru, Kejurnas Kickboxing Indonesia 2026 Dikemas Dalam Sports Entertainment
4
NOC Indonesia: Keselamatan Atlet Tidak Boleh Hanya Menjadi Komitmen di Atas Kertas
KOI
11 jam yang lalu
NOC Indonesia: Keselamatan Atlet Tidak Boleh Hanya Menjadi Komitmen di Atas Kertas
5
Soroti RUU Perampasan Aset di Parlemen, Jamdatun Peringatkan Potensi Penyalahgunaan Wewenang Negara
Umum
18 jam yang lalu
Soroti RUU Perampasan Aset di Parlemen, Jamdatun Peringatkan Potensi Penyalahgunaan Wewenang Negara
6
Okto Dorong Indonesia Jadi Tuan Rumah World Championships Skateboarding
KOI
11 jam yang lalu
Okto Dorong Indonesia Jadi Tuan Rumah World Championships Skateboarding
Home  /  Berita  /  Beladiri

Awas! Penipuan Modus Anak Ditangkap Polisi, IRT di Pekanbaru Ini jadi Korban, Uang Rp5 juta Lesap

Awas! Penipuan Modus Anak Ditangkap Polisi, IRT di Pekanbaru Ini jadi Korban, Uang Rp5 juta Lesap
Ilustrasi
Jum'at, 15 Juli 2016 09:27 WIB
Penulis: Barkah Nurdiansyah
PEKANBARU - Seorang Ibu Rumah Tangga (IRT) di Pekanbaru, Riau, bernama Julinar (58) mengalami kerugian hingga Rp5 juta setelah tertipu oleh pelaku yang mengaku dari pihak kepolisian dan telah menangkap salah seorang keluarganya.

Kejadian bermula Kamis (14/7/2016) sekitar pukul 23.39 WIB, korban mendapat telepon dari seseorang tidak dikenal berinisial HM yang mengaku sebagai oknum polisi dari Polsek Tampan.

Data yang dirangkum GoRiau.com dari pihak kepolisian, pelaku mengatakan jika anaknya telah ditangkap karena memiliki dua paket sabu dan pelaku juga meminta korban untuk mentransfer sejumlah uang.

Tanpa rasa curiga karena kaget mendapat kabar anaknya ditangkap polisi, korban bergegas mentransfer uang Rp5 juta ke rekening pelaku melalui ATM BNI di Jalan Kaharuddin Nasution, Kecamatan Marpoyan Damai, Pekanbaru.

Seteah dicek ke ternyata anak korban sedang berada di Sumatera Barat (Sumbar) dan tidak ditangkap polisi, sedangkan pelaku berinisial HM tidak terdaftar sebagai anggota Polsek Tampan.

Kassubag Humas Polresta Pekanbaru, Ipda Letman Z, Jum'at (15/7/2016) saat dikonfirmasi, membenarkan adanya kasus penipuan modus mengaku polisi tersebut dan saat ini sedang ditangani Satreskrim Polresta Pekanbaru.

"Kita sudah terima laporannya, sementara ini kita masih melakukan penyelidikan. Pengakuan korban, pelaku mengaku sebagai anggota Polsek Tampan, setelah kita cek, identitas tersebut tidak terdaftar sebagai anggota Polsek Tampan," pungkas Letman.***

Kategori:Beladiri
wwwwww