Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Kalahkan Jeon Hyeok Jin, Ginting Melaju ke Babak 16 Besar
Sepakbola
24 jam yang lalu
Kalahkan Jeon Hyeok Jin, Ginting Melaju ke Babak 16 Besar
2
Ardhi Tjahjoko Optimistis Persija Bisa Tampil Maksimal Hadapi Persebaya
DKI Jakarta
23 jam yang lalu
Ardhi Tjahjoko Optimistis Persija Bisa Tampil Maksimal Hadapi Persebaya
3
Jokowi Hadir di Sidang PN Jaktim, Bawa Ijazah Asli UGM Patahkan Tudingan Roy Suryo
Hukum
8 jam yang lalu
Jokowi Hadir di Sidang PN Jaktim, Bawa Ijazah Asli UGM Patahkan Tudingan Roy Suryo
4
BMKG Prakirakan Hujan Membasahi Sejumlah Wilayah Jabodetabek Hari Ini
Metropolitan
15 jam yang lalu
BMKG Prakirakan Hujan Membasahi Sejumlah Wilayah Jabodetabek Hari Ini
5
Iwan Bule Dukung Kapolri Suyudi Usut Tuntas Kasus Penyadapan Presiden Prabowo
Hukum
9 jam yang lalu
Iwan Bule Dukung Kapolri Suyudi Usut Tuntas Kasus Penyadapan Presiden Prabowo
6
‎Bank Jakarta Banjir Pembukaan Rekening, Dana Rp5 Miliar Terhimpun di FinFest
Ekonomi
13 jam yang lalu
‎Bank Jakarta Banjir Pembukaan Rekening, Dana Rp5 Miliar Terhimpun di FinFest
Home  /  Berita  /  Badminton

Dinas Kebersihan Medan Jarang Bersihkan Sampah di Terminal Amplas

Dinas Kebersihan Medan Jarang Bersihkan Sampah di Terminal Amplas
Sampah yang bertebaran di TTA, Medan. [Raja S]
Senin, 25 Juli 2016 13:46 WIB
Penulis: Raja S
MEDAN - Akibat Dinas Kebersiahan Kota Medan jarang membersihkan sampah di Terminal Terpadu Amplas (TTA), terminal yang kerap digunakan untuk berpergian keluar kota ini menjadi kumuh dan tak terurus.

Salah seorang Petugas Dishub Pemerintah Kota (Pemko) Medan yang bertugas di TTA, Hasibuan mengatakan, petugas dari Dinas Kebersihan Kota Medan sangat jarang  datang untuk mengangkut sampah terminal. Sehingga kumuh dan kotornya TTA akibat dari Dinas Kebersihan yang jarang datang.

Selian itu dia juga mengeluhkan keadaan tersebut, sebab terkadang akibat sampah yang menumpuk, petugas Dishub diturunkan untuk membersihkan sampah. "Ini kan sudah tidak cocok, kami sudah capek atur lalu lintas, sekarang malah ada tugas tambahan untuk ngangkut sampah," katanya, Senin (25/7/2016).

Di tempat terpisah, Lusiana, salah seorang penumpang bus yang ditemui di simpang Jalan Sisingamangaraja-Patumbak, Medan, mengatakan TTA sangat tidak nyaman untuk jadi tempat berhenti. Selain karena jorok dan terlihat kumuh. "TTA juga sudah jarang menjadi tempat naik turunnya penumpang, jadi terlihat sepi," katanya

Untuk itu dia berharap Pemko agar merevitalisasi kembali TTA agar menjadi tempat yang layak bagi para penumpang bus dan angkutan umum lainnya.

Editor:Arif
Kategori:Badminton, Voli
wwwwww