Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Kasus Sadap Terungkap, Ical Syamsudin: Kontra Intelijen Prabowo Berjalan
Hukum
18 jam yang lalu
Kasus Sadap Terungkap, Ical Syamsudin: Kontra Intelijen Prabowo Berjalan
2
Jika Presiden Diduga Disadap Ilegal, SGY Pertanyakan Perlindungan Privasi Rakyat
Hukum
14 jam yang lalu
Jika Presiden Diduga Disadap Ilegal, SGY Pertanyakan Perlindungan Privasi Rakyat
3
Mantan Presiden SBY Soroti Penyadapan Prabowo Subianto, Tiga Jenderal Polisi Resmi Ditahan
Umum
15 jam yang lalu
Mantan Presiden SBY Soroti Penyadapan Prabowo Subianto, Tiga Jenderal Polisi Resmi Ditahan
4
Ketua Umum PB KAMI Dukung Langkah Tegas Kapolri Bersihkan Institusi
Hukum
20 jam yang lalu
Ketua Umum PB KAMI Dukung Langkah Tegas Kapolri Bersihkan Institusi
5
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
Olympic
11 jam yang lalu
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
6
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
Metropolitan
11 jam yang lalu
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
Home  /  Berita  /  DKI Jakarta
Rapimnas Partai Golkar

Dukung Pencapresan Jokowi di Pilpres 2019, Golkar Bukan 'Menjilat'

Dukung Pencapresan Jokowi di Pilpres 2019, Golkar Bukan Menjilat
Partai Golkar. (net)
Kamis, 28 Juli 2016 19:01 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Partai Golkar resmi mendukung kembali pencalonan Presiden Joko Widodo dalam Pemilu 2019 mendatang. Pengukuhan dukungan tersebut diputuskan dalam acara Rapimnas I Partai Golkar yang akan berlangsung malam ini (Kamis, 28/7) di Istora Senayan.

Namun tidak sedikit yang menganggap bahwa dukungan tersebut adalah bukti Golkar 'menjilat'. Karena sebelumnya dibawah kepemimpinan Abu Rizal Bakrie, Golkar jelas-jelas menolak Jokowi.

Menaggapi hal tersebut, Wakil Sekretaris Jenderal Bidang Media dan Penggalangan Opini, Ace Hasan Syadzily mengatakan, ada sejumlah alasan mengapa partainya memutuskan mendukung Jokowi kembali menjadi presiden.

"Pertama, adanya kesamaan kebijakan antara Pemerintahan Jokowi dengan Visi Kesejahteraan tahun 2045 Partai Golkar dimana pembangunan ekonomi, terutama infrastruktur, menjadi prioritas kebijakan," terangnya.

Kedua, kata Ace, selama 2 tahun pemerintahan Presiden Jokowi telah menunjukan capaian pembangunan yang dinilai berhasil oleh partai beringin."Ketiga, sosok Presiden Jokowi merupakan figur yang memiliki popularitas yang paling tinggi dibandingkan figur-figur lainnya," sambungnya.

Rapimnas I Partai GOLKAR yang bertema "Memantapkan konsolidasi  untuk memenangkan Pemilu 2019 demi terwujudnya Kesejahteraan Rakyat” secara bulat menyutujui kebijakan tersebut.Dalam pemandangan umum tadi malam, 34 DPD Partai GOLKAR Provinsi se Indonesia dan Ormas pendiri dan didirikan Partai GOLKAR semua menyampaikan pandangan yang sama terkait dukungannya terhadap pencalonan Jokowi sebagai Capres dari Partai GOLKAR tahun 2019 nanti.

"Hingga saat ini, Rapimnas masih rapat-rapat Komisi yang membahas tentang kepartaian, pemenangan pemilu, perekonomian dan kesra, keuangan dan pengelolaan asset, kesekretariatan, serta politik hukum & keamanan. Diagendakan sore ini rapat-rapat komisi akan dibawa ke dalam rapat Paripurna Rapimnas," pungkasnya. (***)

wwwwww