Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Ketua Umum DPP Pemuda LIRA Desak DPR Makzulkan Gibran Mengacu Putusan MK dan MA
Hukum
15 jam yang lalu
Ketua Umum DPP Pemuda LIRA Desak DPR Makzulkan Gibran Mengacu Putusan MK dan MA
2
Kebutuhan Industri Melonjak, BPS Catat Nilai Impor Nasional Naik 19,67 Persen Sepanjang 2026
Ekonomi
14 jam yang lalu
Kebutuhan Industri Melonjak, BPS Catat Nilai Impor Nasional Naik 19,67 Persen Sepanjang 2026
3
BMKG Prediksi Cuaca Jabodetabek Cerah Berawan Hari Ini
Metropolitan
21 jam yang lalu
BMKG Prediksi Cuaca Jabodetabek Cerah Berawan Hari Ini
4
Ubed Akui Waktu Mepet dan Richie Ingin Hasil Terbaik
Badminton
7 jam yang lalu
Ubed Akui Waktu Mepet dan Richie Ingin Hasil Terbaik
5
Asael, Michelelle, dan Miftaqul Masih Berada di Jalur Positif
Olympic
8 jam yang lalu
Asael, Michelelle, dan Miftaqul Masih Berada di Jalur Positif
6
Mutasi 7 Polisi Polrestabes Surabaya Disorot, Buntut Penangkapan 3 Legislator Partai Gerindra
Umum
13 jam yang lalu
Mutasi 7 Polisi Polrestabes Surabaya Disorot, Buntut Penangkapan 3 Legislator Partai Gerindra
Home  /  Berita  /  Badminton

Beraksi ala 'Spiderman', Maling Apes di Pekanbaru Ini Bonyok Dibogem Warga

Beraksi ala Spiderman, Maling Apes di Pekanbaru Ini Bonyok Dibogem Warga
Hendra saat diamankan di Mapolsek Bukit Raya
Minggu, 31 Juli 2016 12:49 WIB
Penulis: Barkah Nurdiansyah
PEKANBARU - Dipergoki warga saat mencuri, Sabtu (30/7/2016) dinihari, seorang pria pengangguran, berinisial MD alias Hendra (31) babak belur menjadi bulan-bulanan massa yang geram dengan ulahnya.

Sekitar pukul 03.00 WIB, Hendra menyatroni rumah milik Ronny Eka Putra (36) di Jalan Mustafa Sari, Kecamatan Bukit Raya, Pekanbaru, Provinsi Riau, dengan cara membobol jendela kamar korban.

"Ketika berada di dalam kamar, aksi pelaku yang sedang membuka lemari pakaian korban diketahui oleh sekuriti perumahan dan langsung meneriaki pelaku," kata Kanit Reskrim Polsek Bukit Raya, AKP Sihol Sitinjak, Minggu (31/7/2016).

Kanit menuturkan, sadar aksinya diketahui, pelaku berusaha melarikan diri dengan cara turun melewati tembok rumah korban. Nahas, warga sekitar TKP yang sudah menunggu di luar, langsung melemparinya dengan batu dan kayu hingga jatuh.

"Pelaku kita amankan dalam kondisi sudah babak belur dipukuli warga dan anggota juga menyita, satu tas pinggang berisi tali nilon sepanjang lima meter, martil dan dua sarung tangan hitam milik pelaku," tuturnya.

Ditambahkannya, saat ini penyidik masih mendalam aksi pelaku dan sementara ini pengakuannya baru sekali mencuri karena ekonomi. Tapi kuat dugaan, pelaku sudah sering beraksi, karena peralatan yang sudah dipersiapkannya. "Untuk proses hukum, pelaku dijerat pasal 363 KUHP, ancaman tujuh tahun penjara," tukas Kanit.***

wwwwww