Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
Metropolitan
23 jam yang lalu
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
2
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
Olympic
23 jam yang lalu
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
3
PP FTI Prihatin dan Kecewa Triathlon Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
SEA Games
21 jam yang lalu
PP FTI Prihatin dan Kecewa Triathlon Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
4
NOC Indonesia Cermati Sejumlah Cabor Unggulan Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
SEA Games
22 jam yang lalu
NOC Indonesia Cermati Sejumlah Cabor Unggulan Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
5
Kalahkan Jeon Hyeok Jin, Ginting Melaju ke Babak 16 Besar
Sepakbola
19 jam yang lalu
Kalahkan Jeon Hyeok Jin, Ginting Melaju ke Babak 16 Besar
6
‎Sarana Jaya Gandeng BPKP Perkuat Tata Kelola dan Pengawasan Perusahaan
Ekonomi
23 jam yang lalu
‎Sarana Jaya Gandeng BPKP Perkuat Tata Kelola dan Pengawasan Perusahaan
Home  /  Berita  /  Badminton

Gara-gara Makan 'Ngutang', Wanita di Pekanbaru Ini Nekat Bobol 2 Rumah dalam Semalam Pakai Cangkul dan Palu

Gara-gara Makan Ngutang, Wanita di Pekanbaru Ini Nekat Bobol 2 Rumah dalam Semalam Pakai Cangkul dan Palu
Kanit Reskrim Polsek Tampan, Iptu Eru Alsepa saat ekspos Farida, seorang wanita pelaku pembobolan dua rumah di Mapolsek Tampan, Kamis siang
Kamis, 04 Agustus 2016 15:21 WIB
Penulis: Barkah Nurdiansyah
PEKANBARU - Terdesak karena tidak bisa membayar makanan di rumah makan, seorang wanita berinisial HD alias Farida nekat membobol dua rumah di Jalan Delima, Kecamatan Tampan, Pekanbaru, Provinsi Riau, Sabtu (30/7/2016) dinihari.

Nahas, aksinya dipergoki korban ketika beraksi sekitar pukul 02.00 WIB. Akhirnya, Farida diserahkan ke Mapolsek Tampan berikut dengan barang bukti hasil kejahatan, berupa peralatan rumah tangga dan dua LCDTV.

"Modus pelaku dengan menggunakan cangkul dan palu untuk membongkar rumah korbannya. Saat beraksi, pelaku menyembunyikan barang bukti di semak-semak sekitar TKP," kata Kanit Reskrim Polsek Tampan, Iptu Eru Alsepa, Kamis (4/8/2016).

Eru menuturkan, hasil pemeriksaan, pelaku mengaku jika dirinya terpaksa mencuri untuk melunasi hutangnya di rumah makan dan rencananya, hasil barang bukti itu nantinya akan di jual kepada pemilik rumah makan tersebut.

"Untuk jumlah hutangnya, pelaku masih belum mau banyak bicara, yang jelas dia (Farida) mengaku untuk bayar hutang makan. Pelaku kita jerat pasal 363 KUHP, ancaman tujuh tahun penjara," tutup Kanit.***

wwwwww