Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
Metropolitan
22 jam yang lalu
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
2
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
Olympic
22 jam yang lalu
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
3
PP FTI Prihatin dan Kecewa Triathlon Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
SEA Games
21 jam yang lalu
PP FTI Prihatin dan Kecewa Triathlon Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
4
NOC Indonesia Cermati Sejumlah Cabor Unggulan Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
SEA Games
22 jam yang lalu
NOC Indonesia Cermati Sejumlah Cabor Unggulan Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
5
Kalahkan Jeon Hyeok Jin, Ginting Melaju ke Babak 16 Besar
Sepakbola
19 jam yang lalu
Kalahkan Jeon Hyeok Jin, Ginting Melaju ke Babak 16 Besar
6
‎Sarana Jaya Gandeng BPKP Perkuat Tata Kelola dan Pengawasan Perusahaan
Ekonomi
22 jam yang lalu
‎Sarana Jaya Gandeng BPKP Perkuat Tata Kelola dan Pengawasan Perusahaan
Home  /  Berita  /  Badminton

Ekspor Migas Riau Semester Pertama Makin Terpuruk, Turun 34,42 Persen

Ekspor Migas Riau Semester Pertama Makin Terpuruk, Turun 34,42 Persen
ilustrasi.
Kamis, 04 Agustus 2016 17:04 WIB
Penulis: Ratna Sari Dewi
PEKANBARU - Ekspor minyak bumi dan gas (migas) Provinsi Riau pada semester pertama periode Januari-Juni tahun 2016 makin terpuruk mengalami penurunan sebesar 34,42 persen.

Dimana, ekspor migas semester pertama ini hanya mencapai sebesar USD 1,29 miliar. Persentase tersebut jauh menurun dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun lalu yang sebesar USD 1,97 miliar.

"Pada Juni 2016, kontribusi ekspor migas Riau terhadap nasional hanya sebesar 17,39 persen. Ekspor kembali turun karena harga minyak dunia belum stabil, masih naik turun," ungkap Kepala Bidang Distribusi BPS Provinsi Riau, Zulkifli kepada GoRiau.com, Kamis (4/8/2016) di Pekanbaru.

Dijelaskannya, nilai ekspor Riau berdasarkan harga Free On Board (FOB) pada bulan Juni 2016 mencapai USD 987,72 juta atau mengalami penurunan sebesar 11,09 persen dibanding ekspor bulan Mei 2016 sebesar USD 1,11 miliar.

"Penurunan ini dipengaruhi turunnya ekspor non migas sebesar 16,68 persen dari USD 937,74 juta pada bulan Mei menjadi USD 206,43 juta pada Juni, " jelasnya.

Tidak dapat dipungkiri, selama periode Januari-Juni 2016 ekspor non migas hanya mencapai sebesar USD 4,85 miliar. Ini artinya turun 13,45 persen dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya yaitu sebesar USD 5,61 miliar. "Kontribusi ekspor non migas Riau terhadap nasional sebesar 6,66 persen," tutupnya. ***

wwwwww