Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
Metropolitan
22 jam yang lalu
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
2
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
Olympic
22 jam yang lalu
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
3
PP FTI Prihatin dan Kecewa Triathlon Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
SEA Games
20 jam yang lalu
PP FTI Prihatin dan Kecewa Triathlon Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
4
NOC Indonesia Cermati Sejumlah Cabor Unggulan Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
SEA Games
21 jam yang lalu
NOC Indonesia Cermati Sejumlah Cabor Unggulan Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
5
Kalahkan Jeon Hyeok Jin, Ginting Melaju ke Babak 16 Besar
Sepakbola
18 jam yang lalu
Kalahkan Jeon Hyeok Jin, Ginting Melaju ke Babak 16 Besar
6
‎Sarana Jaya Gandeng BPKP Perkuat Tata Kelola dan Pengawasan Perusahaan
Ekonomi
22 jam yang lalu
‎Sarana Jaya Gandeng BPKP Perkuat Tata Kelola dan Pengawasan Perusahaan
Home  /  Berita  /  Badminton

Penyeludupan Sabu Lewat Anus Digagalkan di Bandara SIM

Penyeludupan Sabu Lewat Anus Digagalkan di Bandara SIM
Ketiga tersangka menjukkan kapsul yang berisi sabu yang dimasukkan ke anus, Kamis (4/8/2016)
Kamis, 04 Agustus 2016 17:06 WIB
Penulis: T. Hendrasyah
BANDA ACEH - Penyeludupan sabu lewat anus yang dilakukan ketiga pelaku berinisial SF (26), RH (29), dan TI (26) digagalkan petugas Bea dan Cukai Kota Banda Aceh di Bandara Sultan Iskandar Muda (SIM) Blang Bintang, Aceh Besar.

"Sabu yang diseludupkan senilai Rp373 juta itu disimpan dalam kapsul besar dan dimasukkan ke dalam anusnya," kata Kepala Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea Cukai (KPPBC) Banda Aceh, Abdul Harris, pada konferensi pers, Kamis (4/8/2016).

Ia juga menyebutkan ditangkapnya ketiga pelaku itu atas kecurigaan petugas terhadap penumpang pesawat Air Asia tujuan Kuala Lumpur-Banda Aceh yang mendarat di Bandara SIM pada Rabu (3/8/2016) sekira pukul 14.30 WIB.

"Ada gerak-gerik yang mencurigakan dari ketiga tersangka itu, dan selanjutnya kita lakukan pemeriksaan secara mendetail ketiganya," jelasnya.

Dalam pemeriksaan dan hasil rontgen dari rumah sakit, kata dia petugas menemukan benda asing di dalam perut TI salah satu tersangka. "Ada tiga kapsul yang kita temukan, di dalamnya terdapat sabu dengan berat 178 gram," jelasnya.

Berdasarkan hasil pemeriksaan, SF dan RH mengaku sempat memasukkan dua kapsul yang berisi sabu ke lubang anusnya masing-masing. Namun, karena tidak tahan, mereka mengeluarkan bungkusan tersebut di toilet di Bandara Kuala Lumpur.

"Karena pesawat terlalu lama delay, SF dan RH tidak tahan benda itu berada di perutnya, dan mereka mengeluarkannya di toilet bandara di sana," ujarnya.

Tersangka dan barang bukti diserahkan ke Direktorat Narkoba Polda Aceh untuk pengembangan lebih lanjut. Tersangka dijerat Pasal 102 Hurur e UU Nomor 17 Tahun 2006 tentang Kepabeanan juncto Undang-undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika," kata Abdul Harris.

Editor:Kamal Usandi
Kategori:Badminton, PON
wwwwww