Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jokowi Hadir di Sidang PN Jaktim, Bawa Ijazah Asli UGM Patahkan Tudingan Roy Suryo
Hukum
9 jam yang lalu
Jokowi Hadir di Sidang PN Jaktim, Bawa Ijazah Asli UGM Patahkan Tudingan Roy Suryo
2
Iwan Bule Dukung Kapolri Suyudi Usut Tuntas Kasus Penyadapan Presiden Prabowo
Hukum
11 jam yang lalu
Iwan Bule Dukung Kapolri Suyudi Usut Tuntas Kasus Penyadapan Presiden Prabowo
3
BMKG Prakirakan Hujan Membasahi Sejumlah Wilayah Jabodetabek Hari Ini
Metropolitan
16 jam yang lalu
BMKG Prakirakan Hujan Membasahi Sejumlah Wilayah Jabodetabek Hari Ini
4
NOC Indonesia Perkuat Kolaborasi dengan ITTF, IPL Siap Gelar WTT Youth 2027 di Bali
KOI
10 jam yang lalu
NOC Indonesia Perkuat Kolaborasi dengan ITTF, IPL Siap Gelar WTT Youth 2027 di Bali
5
‎Bank Jakarta Banjir Pembukaan Rekening, Dana Rp5 Miliar Terhimpun di FinFest
Ekonomi
14 jam yang lalu
‎Bank Jakarta Banjir Pembukaan Rekening, Dana Rp5 Miliar Terhimpun di FinFest
6
‎Adi Kurnia Setiadi: Bongkar Tuntas Penyadapan Ilegal Presiden Prabowo
Hukum
8 jam yang lalu
‎Adi Kurnia Setiadi: Bongkar Tuntas Penyadapan Ilegal Presiden Prabowo
Home  /  Berita  /  Badminton

Waduh..., Snack Bikini Ternyata Juga Bikin Heboh di Semarang

Waduh..., Snack Bikini Ternyata Juga Bikin Heboh di Semarang
Snack Bikini yang heboh ditemukan di wilayah Jawa Tengah. (istimewa)
Kamis, 04 Agustus 2016 11:33 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
SEMARANG - Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BBPOM) Semarang, Jawa Tengah, segera melakukan penelusuran atas hebohnya jajanan instan Bikini Snack. Kepala BBPOM Semarang, Endang Pudjiwati, menuturkan sudah memerintahkan jajarannya mencari sampel jajanan tersebut.

"Untuk makanannya, kita akan cek, kalau memang ditemukan sampelnya," kata Endang di Semarang, Jawa Tengah, Kamis (4/8/2016).

Endang mengatakan, informasi terakhir Bikini Snack juga sudah beredar di Purwokerto.

"Kalau di Purwokerto, kita minta teman-teman Dinas Kesehatan Purwokerto mencari sampelnya. Bila ditemukan, maka harus dikembalikan kepada distributornya," ujar Endang.

Endang mengungkapkan belum tahu apakah Bikini Snack mengandung bahan kimia berbahaya. Hal yang menjadi masalah, kata Endang, bungkusnya yang terkesan vulgar.

"Kalau memang diproduksi di sebuah daerah, maka kita akan surati dinkes setempat untuk meminta agar peredaran produk itu distop. Jangan sampai ada produk itu di Semarang," jelas Endang.

Sebelumnya kehebohan serupa juga terjadi di Jakarta dan Bandung. Snack produksi Cemilindo Bandung ini juga sudah tersebar di Online Shop. (***)

wwwwww