Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
FASTA DKI-Sispala Desak Penegakan Hukum Karhutla Tanpa Kompromi
Lingkungan
15 jam yang lalu
FASTA DKI-Sispala Desak Penegakan Hukum Karhutla Tanpa Kompromi
2
Dinov dan Michelle Pimpin Parade Tim Indonesia di Pembukaan Dakar 2026
Olympic
9 jam yang lalu
Dinov dan Michelle Pimpin Parade Tim Indonesia di Pembukaan Dakar 2026
3
Tolak Konser Andrea Bocelli di Jakarta, Dailami Minta Pemerintah Tegas
Hiburan
14 jam yang lalu
Tolak Konser Andrea Bocelli di Jakarta, Dailami Minta Pemerintah Tegas
4
Darije Kalezic Kecewa, Rizky Eka Tetap Minta Dukungan Suporter PSM
Sepakbola
9 jam yang lalu
Darije Kalezic Kecewa, Rizky Eka Tetap Minta Dukungan Suporter PSM
5
Bikin Rame CFD Sudirman, Massa 'Geruduk' Imigrasi Jakbar
Umum
9 jam yang lalu
Bikin Rame CFD Sudirman, Massa Geruduk Imigrasi Jakbar
6
Kerapatan Adat Nagai Silaut Perjuangkan Keadilan Status Tanah
Hukum
9 jam yang lalu
Kerapatan Adat Nagai Silaut Perjuangkan Keadilan Status Tanah
Home  /  Berita  /  Badminton
Ayo Indonesia Bisa!

Olimpiade Rio de Jeneiro, La Memo Berpeluang Lolos ke Semifinal

Olimpiade Rio de Jeneiro, La Memo Berpeluang Lolos ke Semifinal
La Memo siap persembahan medali bagi Indonesia. (humas)
Selasa, 09 Agustus 2016 17:36 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA - Peluang pedayung andalan Indonesia, La Memo yang tergabung dalam Q1 cukup besar untuk melangkah ke semifinal Rowing (MX1) Olimpiade Rio de Janeiro 2016. Pasalnya, catatan waktu Memo cukup mendukung untuk bersaing.

Dalam perlombaan nomor Single Scull di Lagoa Stadium, Selasa (9/8/2016) pukul 18.30 WIB, La Memo akan bersaing dengan Shakhboz Kholmurzaev (Uzbekistan), Nils Jakob Hoff (Norwegia), Angel Fournier Rodriguez (Kuba), Rhys Grant (Australia), dan Kim Dongyong (Korea).

Pada lomba sebelumnya, kata Direktur HPD Lomba 1 Satlak Prima, Ir. Hadi Wihardja, Memo menempati urutan ketiga dengan catatan waktu 7 menit 14,17 detik. "Jika La Memo bisa menembus di bawah catatan waktu 7.10 detik dan masuk tiga besar Q1 secara otomatis masuk semi final A/B dan peringkat 12 dunia ditangan. The best performance Memo itu kan 7 menit 04 detik," katanya.

Hasil lomba sebelumnya, Memo yang memiliki rasa percaya diri mampu mengalahkan pedayung asal Korea Selatan, Dong Yong Kim, yang mencatat waktu 7 menit 20,85 detik. Dong Yong Kim tercatat sebagai peraih medali emas dalam Asian Games 2014.

Dari data yang dihimpun, kata Hadi, pemegang rekor dunia untuk nomor Single Sculls 2000m ini dipegang oleh Mahe Drysdale asal Australia dengan catatan waktu 6:33.35 yang diciptakannya pada tahun 2009 di Polandia, sedangkan untuk rekor Olimpiade masih dimiliki wakil Belgia atas nama Tim Maeyens yang diciptakannya pada Olimpiade London 2012 dengan catatan waktu 6:42.52 detik. (***)

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:Badminton, Olympic, Non Olympic, DKI Jakarta
wwwwww