Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
FASTA DKI-Sispala Desak Penegakan Hukum Karhutla Tanpa Kompromi
Lingkungan
15 jam yang lalu
FASTA DKI-Sispala Desak Penegakan Hukum Karhutla Tanpa Kompromi
2
Dinov dan Michelle Pimpin Parade Tim Indonesia di Pembukaan Dakar 2026
Olympic
9 jam yang lalu
Dinov dan Michelle Pimpin Parade Tim Indonesia di Pembukaan Dakar 2026
3
Darije Kalezic Kecewa, Rizky Eka Tetap Minta Dukungan Suporter PSM
Sepakbola
10 jam yang lalu
Darije Kalezic Kecewa, Rizky Eka Tetap Minta Dukungan Suporter PSM
4
Tolak Konser Andrea Bocelli di Jakarta, Dailami Minta Pemerintah Tegas
Hiburan
15 jam yang lalu
Tolak Konser Andrea Bocelli di Jakarta, Dailami Minta Pemerintah Tegas
5
Bikin Rame CFD Sudirman, Massa 'Geruduk' Imigrasi Jakbar
Umum
9 jam yang lalu
Bikin Rame CFD Sudirman, Massa Geruduk Imigrasi Jakbar
6
Zlatko Runje Sukses Dampingi Persib Kalahkan Kalteng FC
Sepakbola
9 jam yang lalu
Zlatko Runje Sukses Dampingi Persib Kalahkan Kalteng FC
Home  /  Berita  /  Badminton

Dapat Tanggapan Negatif dari Netizen, Kadisbudparpora Bengkalis Tepis Isu Miring Soal Beting Aceh

Dapat Tanggapan Negatif dari Netizen, Kadisbudparpora Bengkalis Tepis Isu Miring Soal Beting Aceh
Pantai Beting Aceh, Rupat Utara mulai sering dikunjungi wisatawan yang penasaran dengan keindahan pantainya.
Rabu, 10 Agustus 2016 08:35 WIB
Penulis: Ira Widana
RUPAT UTARA - Mendadak pantai Beting Aceh menjadi trending topik pembicaraan netizen dalam sejumlah akun media sosial. Selain membicarakan keindahan pantainya, pemerintah setempat kurang mengelolanya serta harus bertanggungjawab dan Beting Aceh dituding juga memakan korban jiwa, yakni 2 Mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Suska Riau, Selasa (9/8/2016) siang saat melakukan peninjauan penanaman pohon disekitar pantai.

Hal ini ditepis langsung oleh Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disbudparpora) Bengkalis, H Eduar MPSa melalui GoRiau.com, Rabu (10/8/2016). Dikatakannya tenggelamnya dua mahasiswa UIN Suska Riau tersebut murni karena kecelakaan dan bukan karena Beting Aceh meminta tumbal dengan menelan korban jiwa.

"Dari sisi mana pemerintah setempat harus bertanggung jawab atas musibah ini. Kecelakaan itu murni karena faktor alam, dimana saat mereka sedang berenang di pantai itu, terbawa arus laut yang deras. Masyarakat yang mendengar musibah ini harusnya dapat menelaah dengan cerdas, sebab akibat dari kecelakaan tersebut," ujar Eduar.

Saat ini, lanjutnya, Pemerintah Kabupaten Bengkalis tengah gencar melakukan promosi pantai Beting Aceh yang hamparan lautnya sangat indah, untuk bisa dimasukan menjadi objek wisata Nasional di Indonesia.

"Namanya musibah memang tidak dapat terelakan. Namun ini semua menjadi pelajaran buat kita semua agar lebih berhati-hati bermain di tepi pantai. Pantai Beting Aceh ini sangat indah, sehingga menarik pengunjung untuk berenang disana. Tetapi jangan sampai lupa diri, cukup hanya berenang disekitar bibir pantai saja, tidak perlu sampai jauh ke tengah," katanya lagi.

Eduar kembali mengajak masyarakat untuk sama-sama menepis rumor negatif tentang pantai Beting Aceh, Rupat Utara, Kabupaten Bengkalis, Riau ini. "Yang terjadi murni kecelakaan alam, teman-teman korban dalam kesaksiannya di kepolisian juga mengatakan hal yang sama," tutup Eduar.***

Kategori:Badminton, Olympic
wwwwww