Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
FASTA DKI-Sispala Desak Penegakan Hukum Karhutla Tanpa Kompromi
Lingkungan
7 jam yang lalu
FASTA DKI-Sispala Desak Penegakan Hukum Karhutla Tanpa Kompromi
2
Tolak Konser Andrea Bocelli di Jakarta, Dailami Minta Pemerintah Tegas
Hiburan
7 jam yang lalu
Tolak Konser Andrea Bocelli di Jakarta, Dailami Minta Pemerintah Tegas
3
Darije Kalezic Kecewa, Rizky Eka Tetap Minta Dukungan Suporter PSM
Sepakbola
2 jam yang lalu
Darije Kalezic Kecewa, Rizky Eka Tetap Minta Dukungan Suporter PSM
4
Kerapatan Adat Nagai Silaut Perjuangkan Keadilan Status Tanah
Hukum
2 jam yang lalu
Kerapatan Adat Nagai Silaut Perjuangkan Keadilan Status Tanah
5
Pujian Cara Pemain Bali United Berjuang Raih Kemenangan Tandang Perdana
Sepakbola
1 jam yang lalu
Pujian Cara Pemain Bali United Berjuang Raih Kemenangan Tandang Perdana
6
Lewat Single "Cinta Baru", Briana Sukses Buka Perhelatan Jakarta Rocktober 2026
Hiburan
1 jam yang lalu
Lewat Single Cinta Baru, Briana Sukses Buka Perhelatan Jakarta Rocktober 2026
Home  /  Berita  /  Badminton

Warga Aceh Utara Ini Sempat Mengetuk-ngetuk Bom

Warga Aceh Utara Ini Sempat Mengetuk-ngetuk Bom
Ilustrasi
Senin, 15 Agustus 2016 19:40 WIB
Penulis: Kamal Usandi
LHOKSUKON - Satu bom rakitan yang diduga peninggalan masa konflik ditemukan di sebuah kebun Desa Paloh Kaye Kunyet, Kecamatan Nisam, Kabupaten Aceh Utara, Aceh, Senin (15/8) pagi sekitar pukul 08.00 WIB.

Namun bom ini tidak sempat meledak, meskipun sudah diketuk-ketuk, dan berhasil dievakuasi oleh tim penjinak bom dari Jeulikat, Lhokseumawe.

Kapolres Lhokseumawe AKBP Hendri Budiman, melalui Kapolsek Nisam Iptu Bukhari Gamcut mengatakan, penemuan ini berawal Saiful Munawar (15), warga Paloh Kayee Kunyet sedang mencari barang bekas di seputaran lokasi penemuan bom tersebut.

Kemudian, saat Saiful Munawar berada di pinggir sebuah kebun, dia melihat sebuah bongkahan besi dengan panjang sekitar 30 centimeter dan diameter sekitar 5 centimeter.

“Saiful sempat mengetuk-ngetuk benda itu. Bersamaan juga, lewat salah seorang staf kantor Camat Nisam, Muzakir. Nah, ketika Muzakir mendekat sempat melihat kabel di ujung benda tersebut, langsung saja diajak menjauh karena curiga bom,” ujar mantan Kapolsek Sawang itu.

"Kemudian Muzakir itu melaporkan hal tersebut ke Polsek. Saat itu juga kami langsung turun ke lokasi dan menarik garis polisi agar aman," kata Bukhari Gamcut.

Tak lama setelah di-police line, tim Jibom dari Detasmen B Pelopor Brimob, Jeulikat, Lhokseumawe, datang untuk mengavakuasi bom tersebut. Atas temuan ini, Bukhari mengimbau seluruh masyarakat khususnya Kecamatan Nisam, agar segera melapor ke aparat keamanan bila melihat bongkahan besi atau benda yang mencurigakan.

Kategori:PON, Badminton
wwwwww