Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Ketua Umum DPP Pemuda LIRA Desak DPR Makzulkan Gibran Mengacu Putusan MK dan MA
Hukum
13 jam yang lalu
Ketua Umum DPP Pemuda LIRA Desak DPR Makzulkan Gibran Mengacu Putusan MK dan MA
2
Kebutuhan Industri Melonjak, BPS Catat Nilai Impor Nasional Naik 19,67 Persen Sepanjang 2026
Ekonomi
12 jam yang lalu
Kebutuhan Industri Melonjak, BPS Catat Nilai Impor Nasional Naik 19,67 Persen Sepanjang 2026
3
BMKG Prediksi Cuaca Jabodetabek Cerah Berawan Hari Ini
Metropolitan
19 jam yang lalu
BMKG Prediksi Cuaca Jabodetabek Cerah Berawan Hari Ini
4
Jet Pribadi Jatuh di Palm Beach, Kecelakaan Maut Tewaskan Sembilan Penumpang
Internasional
12 jam yang lalu
Jet Pribadi Jatuh di Palm Beach, Kecelakaan Maut Tewaskan Sembilan Penumpang
5
Mutasi 7 Polisi Polrestabes Surabaya Disorot, Buntut Penangkapan 3 Legislator Partai Gerindra
Umum
11 jam yang lalu
Mutasi 7 Polisi Polrestabes Surabaya Disorot, Buntut Penangkapan 3 Legislator Partai Gerindra
6
Kapolri Jenderal Suyudi Ancam Pidana Anggota Polri dan BNN yang Isap Vape Narkotika
Umum
12 jam yang lalu
Kapolri Jenderal Suyudi Ancam Pidana Anggota Polri dan BNN yang Isap Vape Narkotika
Home  /  Berita  /  Badminton

Jokowi: Tidak Ada Ampun Lagi Bagi Pembakar Lahan Gambut

Jokowi: Tidak Ada Ampun Lagi Bagi Pembakar Lahan Gambut
Presiden Joko Widodo. (istimewa)
Selasa, 16 Agustus 2016 11:36 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Kejadian berulang yang menimbulkan bencana nasional membuat Pemerintah gerah. Bencana kabut asap yang diakibatkan kebakaran lahan dan hutan sudah merugikan rakyat dan negara.

Dengan kerugian yang dialami negara dan masyarakat, Presiden Joko Widodo kembali menegaskan, tidak ada istilah ampun bagi Pembakar Lahan maupun hutan di Indonesia.

"Pemerintah tetap komitmen terhadap penanggulangan karhutla di Indonesia. Kita sudah instruksikan kepada TNI, Polri dan Kementerian terkait, untuk tidak mentoleransi pelaku pembakaran tersebut," ungkap Presiden Jokowi saat memberikan Pidato Kenegaraan Sempena HUT RI ke-71 di Gedung Parlemen Jakarta, Selasa (16/08/2016).

Menurut Presiden, karlahut yang saat ini sedang terjadi diberbagai wilayah seperti Sumatera Utara, Riau, Sumsel dan Kalimantan, masih dilakukan proses pemdaman yang melibatkan semua satuan tugas.

"Sampai hari ini kita juga mendapat laporan bahwa, Jajaran Polda, Korem dan BPBD terus melakukan kegiatan penanggulangan bencana di berbagai Wilayah. Kita berharap agar cepat selesai dan pelakunya bisa segera ditangkap," pungkasnya. (***)

wwwwww