Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
FASTA DKI-Sispala Desak Penegakan Hukum Karhutla Tanpa Kompromi
Lingkungan
13 jam yang lalu
FASTA DKI-Sispala Desak Penegakan Hukum Karhutla Tanpa Kompromi
2
Tolak Konser Andrea Bocelli di Jakarta, Dailami Minta Pemerintah Tegas
Hiburan
13 jam yang lalu
Tolak Konser Andrea Bocelli di Jakarta, Dailami Minta Pemerintah Tegas
3
Darije Kalezic Kecewa, Rizky Eka Tetap Minta Dukungan Suporter PSM
Sepakbola
8 jam yang lalu
Darije Kalezic Kecewa, Rizky Eka Tetap Minta Dukungan Suporter PSM
4
Bikin Rame CFD Sudirman, Massa 'Geruduk' Imigrasi Jakbar
Umum
7 jam yang lalu
Bikin Rame CFD Sudirman, Massa Geruduk Imigrasi Jakbar
5
Kerapatan Adat Nagai Silaut Perjuangkan Keadilan Status Tanah
Hukum
8 jam yang lalu
Kerapatan Adat Nagai Silaut Perjuangkan Keadilan Status Tanah
6
Dinov dan Michelle Pimpin Parade Tim Indonesia di Pembukaan Dakar 2026
Olympic
7 jam yang lalu
Dinov dan Michelle Pimpin Parade Tim Indonesia di Pembukaan Dakar 2026
Home  /  Berita  /  Riau

Tak Quorum, Nama Septina Primawati Rusli Batal Diumumkan Sebagai Ketua DPRD Riau

Tak Quorum, Nama Septina Primawati Rusli Batal Diumumkan Sebagai Ketua DPRD Riau
Septina Primawati Rusli
Selasa, 16 Agustus 2016 17:50 WIB
Penulis: Fahrul Rozi
PEKANBARU - Nama Dra. Hj. Septina Primawati Rusli gagal diumumkan dalam rapat paripurna sebagai Ketua DPRD Riau. Pembatalan rapat dilakukan pimpinan sidang Wakil Ketua Ir. H. Noviwaldy Jusman, Selasa (16/8/2016), setelah menyatakan rapat Badan Musyawarah untuk mengajukan tersebut tidak quorum.

Pembatalan tersebut langsung mendapat interupsi anggota DPRD Riau Eddy A Moh. Yatim yang mengatakan secara aturan rapat sudah menenuhi quorum karena diikuti oleh 17 anggota dewan. Namun intruksi tersebut tidak menghentikan Noviwaldy mengetuk palu tanda rapat ditutup.

Usai rapat, Eddy A. Moh. Yatim mengaku kecewa dengan keputusan pembatalan tersebut, karena menurutnya masyarakat dan anggota dewan Riau sudah lama berharap agar posisi kosong Ketua DPRD tersebut segera terisi.

"Kita sudah lama berkeinginan untuk mendapatkan pimpinan dewan. Justru nama sudah ada malah diperlambat. Kalau memang bisa segera, kenapa harus ditunda?. Kita tidak tahu apakah ada motif atau muatan politik tertentu," kata Eddy Yatim.

Sementara itu Noviwaldy mengaku, batalnya rapat bukan karena dewan ingin menunda, namun memang kondisi rapat Banmus sesuai mekanisme untuk mengumumankan, tidak quorum. Dewan menurutnya akan menjadwal ulang melalui Banmus, paling lambat Kamis (18/8/2016) segera diumumkan.

Nama Septina Primawati ditunjuk senagai Ketua DPRD Riau setelah Ketua DPD I Partai Golkar Riau Arsyadjuliandi Rachman mengeluarkan surat keputusan bernomor B-59/DPD-Golkar-7/IIV/2016. Septina saat ditemui belum mau berkomentar tentang pembatalan tersebut. *** 

Editor:Hermanto Ansam
Kategori:Metropolitan, Riau
wwwwww