Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
FASTA DKI-Sispala Desak Penegakan Hukum Karhutla Tanpa Kompromi
Lingkungan
9 jam yang lalu
FASTA DKI-Sispala Desak Penegakan Hukum Karhutla Tanpa Kompromi
2
Tolak Konser Andrea Bocelli di Jakarta, Dailami Minta Pemerintah Tegas
Hiburan
8 jam yang lalu
Tolak Konser Andrea Bocelli di Jakarta, Dailami Minta Pemerintah Tegas
3
Darije Kalezic Kecewa, Rizky Eka Tetap Minta Dukungan Suporter PSM
Sepakbola
3 jam yang lalu
Darije Kalezic Kecewa, Rizky Eka Tetap Minta Dukungan Suporter PSM
4
Kerapatan Adat Nagai Silaut Perjuangkan Keadilan Status Tanah
Hukum
3 jam yang lalu
Kerapatan Adat Nagai Silaut Perjuangkan Keadilan Status Tanah
5
Pujian Cara Pemain Bali United Berjuang Raih Kemenangan Tandang Perdana
Sepakbola
3 jam yang lalu
Pujian Cara Pemain Bali United Berjuang Raih Kemenangan Tandang Perdana
6
Bikin Rame CFD Sudirman, Massa 'Geruduk' Imigrasi Jakbar
Umum
3 jam yang lalu
Bikin Rame CFD Sudirman, Massa Geruduk Imigrasi Jakbar
Home  /  Berita  /  Badminton

Tuding Amir Syamsuddin Jadi Dalang Pemecatannya, Ruhut: Mungkin Mereka Iri lihat Saya di Toba Sama Pak Jokowi

Tuding Amir Syamsuddin Jadi Dalang Pemecatannya, Ruhut: Mungkin Mereka Iri lihat Saya di Toba Sama Pak Jokowi
Anggota DPR Fraksi Demokrat, Ruhut Sitompul. (istimewa)
Senin, 22 Agustus 2016 16:28 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Politisi Partai Demokrat Ruhut Sitompul membenarkan dirinya sudah tidak lagi menjabat sebagai Koordinator Jurubicara (Jubir) Partai Demokrat. Namun dirinya membantah jika dipecat dari partai SBY tersebut.

Ruhut menyatakan, dirinya akan tetap di Demokrat, meski hanya menjabat sebagai Ketua Bidang Polhukam Partai berlambang bintang itu.

Anggota Komisi III DPR ini menuding digesernya dia dari posisi Jubir berawal dari ketidaksukaan Sekretaris Dewan Kehormatan Partai Demokrat Amir Syamsuddin atas dirinya yang mengeluarkan statement, bahwa salah satu kader partai yang juga anggota Komisi III DPR I Putu Sudiartana (IPS), yang ditangkap KPK pada 28 Juni 2016 yang lalu.

Dimana dalam kasus dugaan suap proyek jalan di Sumatera Barat tersebut, I Putu dipecat dari partainya. Kemudian kata Ruhut, Amir dan kawan-kawan membuat pertemuan yang tidak mengundang dirinya sebagai Koordinator Jubir.

"Waktu Putu tertangkap tangan, gua ini Jurubicara, gua ini anti korupsi. Statemen aku Putu dipecat. Amir Syamsudiin dkk marah, bikin pertemuan aku koordinator nggak diundang," ungkapnya kepada wartawan, Senin (22/8/2016).

"Kan waktu Amir Syamsuddin konpres mengenai Putu. Aku ada nggak? Udah itu aja. Mereka kebakaran jenggot. Kan Putu temannya main golf," lanjut Ruhut.

Disisi lain, Ruhut mengungkapkan bahwa penyebab dia dipecat dari Koordinator Jubir terkait dukungan dia terhadap beberapa langkah yang diambil oleh Presiden Joko Widodo.

"Awalnya itu (soal pemecatan Putu). Lalu mereka kait-kaitkan gua bela Arcandra Tahar (mantan Menteri ESDM), bela Gloria Natapraja Hamel (anggota Paskibraka, seolah-olah Ruhut mendukung Pak Jokowi melanggar hukum. Gloria coba kalau menimpa kau punya adek, apa salahnya Gloria? Apa salahnya Arcandra? Dia orang hebat, jenius, diundang jadi menteri, kok salah-salahin dia," ceritanya.

Tidak sampai disitu, Ruhut juga menduga Amir Syamsuddin merasa kebakaran jenggot karena kedekatannya dengan Jokowi.

"Mugkin mereka nafsu melihat aku di Danau Toba (Sumatera Utara) dengan Pak Jokowi. Hahahaha. Tapi nggak apa-apa, aku makin senang, makin beken," pungkas Ruhut. (***)

wwwwww