Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Era Baru, Kejurnas Kickboxing Indonesia 2026 Dikemas Dalam Sports Entertainment
Beladiri
21 jam yang lalu
Era Baru, Kejurnas Kickboxing Indonesia 2026 Dikemas Dalam Sports Entertainment
2
Kasus Sadap Terungkap, Ical Syamsudin: Kontra Intelijen Prabowo Berjalan
Hukum
9 jam yang lalu
Kasus Sadap Terungkap, Ical Syamsudin: Kontra Intelijen Prabowo Berjalan
3
NOC Indonesia: Keselamatan Atlet Tidak Boleh Hanya Menjadi Komitmen di Atas Kertas
KOI
22 jam yang lalu
NOC Indonesia: Keselamatan Atlet Tidak Boleh Hanya Menjadi Komitmen di Atas Kertas
4
Asael Sumbang Medali Kedua buat Indonesia, Airlangga Berikan Apresiasi
Olympic
20 jam yang lalu
Asael Sumbang Medali Kedua buat Indonesia, Airlangga Berikan Apresiasi
5
Okto Dorong Indonesia Jadi Tuan Rumah World Championships Skateboarding
KOI
22 jam yang lalu
Okto Dorong Indonesia Jadi Tuan Rumah World Championships Skateboarding
Home  /  Berita  /  Badminton

Mantan Wakil Bupati Pelalawan Marwan Ibrahim Kembalikan Kerugian Negara Rp 2 Miliar

Mantan Wakil Bupati Pelalawan Marwan Ibrahim Kembalikan Kerugian Negara Rp 2 Miliar
Keluarga Marwan Ibrahim saat mengembalikan kerugian negara Rp 2 miliar, Rabu (24/8/2016). (Farikhin/GoRiau.com)
Kamis, 25 Agustus 2016 15:43 WIB
Penulis: Farikhin
PANGKALANKERINCI - Marwan Ibrahim, terpidana kasus korupsi pengadaan lahan untuk perkantoran Bhakti Praja di Kabupaten Pelalawan, Riau, mengembalikan kerugian negara sebesar Rp 2 miliar.

"Totalnya Rp 2 miliar, terdiri dari uang denda Rp 500 juta serta uang pengganti sebesar Rp 1,5 miliar," sebut Kasi Pidsus Kejaksaan Negeri Pangkalan Kerinci, Yuriza Antoni SH, kepada GoRiau.com, Kamis (25/8/2016).

Disampaikannya, upaya penyelamatan aset dan pengembilan kerugian negara tetap diupayakan. "Sudah beberapa kali pihak keluarga meminta pengunduran, namun Rabu kemarin sudah dibayar lunas," jelas Yuriza.

Uang pengembalian kerugian negara tersebut disetorkan langsung oleh pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) Pangkalan Kerinci ke BRI Cabang Pangkalan Kerinci, Rabu (24/8/2016) kemarin. "Uang tersebut sudah disetor ke rekening negara," pungkasnya.

Sebelumnya, majelis hakim tindak pidana korupsi (Tipikor) Pengadilan Negeri (PN) Pekanbaru, menjatuhkan vonis pidana 6 tahun penjara dan denda Rp 500 juta, subsider 3 bulan kurungan kepada Marwan Ibrahim.

Selain itu juga menjatuhkan pidana membayar uang pengganti Rp 1,5 miliar. Hakim menyatakan Marwan Ibrahim secara sah dan meyakinkan terbukti bersalah melakukan tindak pidana korupsi pengadaan lahan untuk perkantoran Bhakti Praja.

Vonis itu dibacakan oleh majelis hakim dalam sidang pembacaan vonis, yang digelar diruang sidang Cakra, PN Pekanbaru, Rabu (18/5/2015) silam.(***)

wwwwww