Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Kasus Sadap Terungkap, Ical Syamsudin: Kontra Intelijen Prabowo Berjalan
Hukum
18 jam yang lalu
Kasus Sadap Terungkap, Ical Syamsudin: Kontra Intelijen Prabowo Berjalan
2
Jika Presiden Diduga Disadap Ilegal, SGY Pertanyakan Perlindungan Privasi Rakyat
Hukum
14 jam yang lalu
Jika Presiden Diduga Disadap Ilegal, SGY Pertanyakan Perlindungan Privasi Rakyat
3
Mantan Presiden SBY Soroti Penyadapan Prabowo Subianto, Tiga Jenderal Polisi Resmi Ditahan
Umum
15 jam yang lalu
Mantan Presiden SBY Soroti Penyadapan Prabowo Subianto, Tiga Jenderal Polisi Resmi Ditahan
4
Ketua Umum PB KAMI Dukung Langkah Tegas Kapolri Bersihkan Institusi
Hukum
20 jam yang lalu
Ketua Umum PB KAMI Dukung Langkah Tegas Kapolri Bersihkan Institusi
5
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
Olympic
11 jam yang lalu
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
6
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
Metropolitan
11 jam yang lalu
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
Home  /  Berita  /  Badminton

Tragis, Balita Ini Merangkak Keluar Saat Lantai Rumahnya Terbakar

Tragis, Balita Ini Merangkak Keluar Saat Lantai Rumahnya Terbakar
Polisi memasang police line pada rumah yang menewaskan seorang balita pada Rabu (24/8/2016) malam. [Helmi]
Kamis, 25 Agustus 2016 18:44 WIB
Penulis: Helmi

SINGKIL - Aman Muslim, balita berumur 2 tahun itu sempat merangkak keluar menghindari kobaran api yan membakar lantai rumahnya pada Rabu malam kemarin. Namun luka bakar di sekujur tubuhnya membuat Ia mengembuskan nafas terakhirnya di RSUD Subulussalam. Ia meninggal menjelang subuh, Kamis (25/8/2016).

Aman sempat dibawa ke RSUD Aceh Singkil. Sementara Siti Fatimah, (27) ibu korban, terpaksa dilarikan ke Rumah Sakit Adam Malik Medan karena mengalami luka bakar serius.

Sepasang suami istri ini, sebelum peristiwa kebakaran itu terjadi sempat terlibat cekcok besar. Siti Fatimah merupakan istri kedua Feri. Karena itu kebakaran di Gampong Bukit Harapan, Tran 26 Kecamatan Gunung Meriah, Aceh Singkil itu menyisakan tanda tanya besar.

Warga setempat curiga terhadap kebakaran yang terjadi pada Rabu (24/8/2016) sekira pukul 21.00 WIB itu. Karena di sana ditemukan jeriken yang berisi bahan bakar jenis Pertalite di samping rumah korban.

Pantauan GoAceh, rumah berukuran 5x7 berkontruksi papan itu belum sempat terbakar, termasuk ruang tidur di dalamnya. Tidak terlihat ada bekas kebakaran di sana. Namun bagian lantai yang berlapis karpet plastik tersebut seluruhnya terbakar, termasuk beberapa potong pakaian, helm dan jaket yang terletak di lantai.

Keuchik Bukit Harapan, Kusmin, mengungkapkan, kebakaran Rabu malam kemarin. Namun informasi itu baru diterimanya Kamis pagi pukul.07.00 WIB. "Iya kebakarannya tadi malam tapi saya baru dikasih kabar tadi pagi," katanya.

Karena menimbulkan korban jiwa seorang balita, keuchik langsung melaporkan peristiwa itu ke Polsek Gunung Meriah. Sementara ibu korban mengalami luka bakar 80 persen mulai dari leher hingga tubuh bagian bawah. Sementara sang suami Feri Situmorang, 35, hanya mengalami luka bakar di bagian tangan.

Kusmin mengisahkan, korban diselamatkan abang dan kakaknya yang berada di sekitar rumahnya. Mereka berusaha memadamkan api yang membakar tubuh korban dan mengevakuasinya keluar rumah.

Tak lama berselang, katanya, sang balita pun terlihat merangkak keluar dari kamar menuju pintu depan dengan kondisi sekujur tubuhnya juga sudah terbakar. "Karena mungkin orang tuannya panik memadamkan api yang membakar sekujur tubuhnya, jadi mungkin lupa anaknya kalau masih tinggal di dalam," kata Kusmin.

Balita malang ini baru dikubur pihak keluarga setelah polisi turun ke lokasi dan melakukan olah TKP. ”Namun saat akan diautopsi pihak keluarga menolak, sebab kasihan terhadap mayat korban yang masih anak-anak bila terlalu lama dikebumikan. Keluarga sudah mengikhlaskan peristiwa itu,” kata Kusmin.

Kapolres Aceh Singkil AKBP Muhammad Ridwan, mengatakan pihaknya masih melakukan pemeriksaan terhadap saksi dan korban yang saat ini masih dirawat di Medan.

Editor:TAM
Kategori:Badminton, Beladiri
wwwwww