Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jika Presiden Diduga Disadap Ilegal, SGY Pertanyakan Perlindungan Privasi Rakyat
Hukum
23 jam yang lalu
Jika Presiden Diduga Disadap Ilegal, SGY Pertanyakan Perlindungan Privasi Rakyat
2
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
Metropolitan
20 jam yang lalu
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
3
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
Olympic
20 jam yang lalu
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
4
PP FTI Prihatin dan Kecewa Triathlon Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
SEA Games
18 jam yang lalu
PP FTI Prihatin dan Kecewa Triathlon Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
5
NOC Indonesia Cermati Sejumlah Cabor Unggulan Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
SEA Games
19 jam yang lalu
NOC Indonesia Cermati Sejumlah Cabor Unggulan Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
6
Kalahkan Jeon Hyeok Jin, Ginting Melaju ke Babak 16 Besar
Sepakbola
16 jam yang lalu
Kalahkan Jeon Hyeok Jin, Ginting Melaju ke Babak 16 Besar
Home  /  Berita  /  Badminton

Ratusan Personil Masih Disiagakan di Polres Meranti, Brigjen Supriyanto: Siapa yang Melanggar, Tindak!

Ratusan Personil Masih Disiagakan di Polres Meranti, Brigjen Supriyanto: Siapa yang Melanggar, Tindak!
Brigjen Supriyanto sedang mengecek personilnya yang sedang istirahat di tenda sementara, halaman Polres Kepulauan Meranti, Jumat dini hari (Foto: Chairul Hadi)
Jum'at, 26 Agustus 2016 02:52 WIB
Penulis: Chairul Hadi
PEKANBARU - Usai melayat di rumah duka korban bentrokan berdarah serta ke rumah Almarhum Apriadi Pratama, Kapolda Riau, Brigjen Pol Supriyanto langsung mendatangi Polres Kepulauan Meranti, yang Kamis siang kemarin jadi sasaran kerusuhan massa.

Supriyanto yang tiba di Polres sekitar pukul 01.30 WIB, Jumat (26/8/2016) dini hari, langsung mengecek ratusan personilnya yang disiagakan di sana sebagai antisipasi timbulnya bentrok susulan. Pantauan GoRiau.com (GoNews Group), sebagian dari pasukan ini tengah tertidur lelap.

"Situasi Insya Allah sudah kondusif. Tidak ada gerakan-gerakan apa pun, dan besok rencananya kita akan lakukan komunikasi dengan masyarakat untuk memberikan penjelasan soal proses hukumnya. Percayalah, siapapun yang melanggar, tindak, " tegas dia.

Ia meminta supaya masyarakat bisa saling menjaga kondusifitas serta tidak terbawa situasi serta mengontrol diri. "Ini komitmen kepolisian, jangan lagi ada anarkis, apalagi kerusuhan. Sesuai ketentuan, siapa pun orangnya, kalau terbukti bersalah, kita hukum, termasuk anggota kita," yakinnya.

Ia juga memastikan untuk segera mendatangkan dokter forensik ke Kepulauan Meranti, sesuai permintaan keluarga almarhum Apriadi dan pihak dari korban kericuhan, Isrusli. "Besok pagi kita datangkan dengan helikopter dari Pekanbaru, agar prosesnya cepat selesai," ucap dia.

"Jadi mulai dari tindakan eksternal kita lakukan, kita bawa tim dari Direktorat Reskrimum untuk menyelidiki. Sementara terkait dugaan pelanggaran prosedur internal juga kita dalami, tim dari Propam Polda sudah bekerja melakukan pemeriksaan," tukasnya.

Diberitakan sebelumnya, bentrokan di Polres Meranti, Kamis siang kemarin dipicu lantaran masyarakat tak terima terkait kematian Apriadi, usai ditembak dua kali di kakinya. Adapun ia sempat terlibat penganiayaan berat hingga menyebabkan tewasnya Brigadir Adil S Tambunan.

Adil meregang nyawa setelah ditikam berkali-kali oleh pelaku, di halaman parkir Hotel Furama, Selatpanjang, Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau. Diduga, mereka cekcok yang disebabkan rasa cemburu kepada seorang wanita. ***

wwwwww