Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jokowi Hadir di Sidang PN Jaktim, Bawa Ijazah Asli UGM Patahkan Tudingan Roy Suryo
Hukum
10 jam yang lalu
Jokowi Hadir di Sidang PN Jaktim, Bawa Ijazah Asli UGM Patahkan Tudingan Roy Suryo
2
Iwan Bule Dukung Kapolri Suyudi Usut Tuntas Kasus Penyadapan Presiden Prabowo
Hukum
11 jam yang lalu
Iwan Bule Dukung Kapolri Suyudi Usut Tuntas Kasus Penyadapan Presiden Prabowo
3
NOC Indonesia Perkuat Kolaborasi dengan ITTF, IPL Siap Gelar WTT Youth 2027 di Bali
KOI
11 jam yang lalu
NOC Indonesia Perkuat Kolaborasi dengan ITTF, IPL Siap Gelar WTT Youth 2027 di Bali
4
BMKG Prakirakan Hujan Membasahi Sejumlah Wilayah Jabodetabek Hari Ini
Metropolitan
17 jam yang lalu
BMKG Prakirakan Hujan Membasahi Sejumlah Wilayah Jabodetabek Hari Ini
5
‎Adi Kurnia Setiadi: Bongkar Tuntas Penyadapan Ilegal Presiden Prabowo
Hukum
9 jam yang lalu
‎Adi Kurnia Setiadi: Bongkar Tuntas Penyadapan Ilegal Presiden Prabowo
6
Naskah UU Ketenagakerjaan Tak Jelas, Serikat Pekerja Peringatkan Ancaman Perselisihan Hubungan Industrial
Umum
7 jam yang lalu
Naskah UU Ketenagakerjaan Tak Jelas, Serikat Pekerja Peringatkan Ancaman Perselisihan Hubungan Industrial
Home  /  Berita  /  Badminton

Terungkap Dalam Teleconference di Mapolda, Sumbar Rawan Kebakaran Hutan dan Lahan

Terungkap Dalam Teleconference di Mapolda, Sumbar Rawan Kebakaran Hutan dan Lahan
Suasana teleconference di Mapolda Sumbar. (Biro Humas Sumbar)
Jum'at, 26 Agustus 2016 07:38 WIB

PADANG - Teleconference membahas masalah penanggulangan kebakaran hutan dan lahan di Indonesia dilakukan Gubernur Sumbar dan Kapolda Sumbar di Mapolda, Kamis (25/8/2016). Kegiatan ini dihadiri oleh Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno, Kapolda Sumatera Barat, Bupati/Walikota se Sumatera Barat, Kapolres/Kapolresta se Sumatera Barat, serta SKPD dilingkungan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat.

Pembicara di tingkat pusat dihadiri diantaranya Kapolri Jendral Tito Karnavian, Menko PMK Puan Maharani, Menteri Kehutanan dan Lingkungan Hidup Siti nurbaya
Mewakili BMKG Andi Eka, Kepala BNPB, dan Dirjen Administrasi Kewilayah mewakili Mendagri. Teleconference ini diikuti oleh 34 provinsi di Indonesia

Kapolri Jendral Tito Karnavian mengatakan, dengan adanya teleconferce ini dapat menyatukan persepsi di seluruh daerah mengenai langkah-langkah kita dalam menangani kebakaran hutan dan lahan.

Dalam arahannya, Gubernur Sumatera Barat usai mengikuti teleconference, mengatakan, Sumatera Barat memang tidak masuk daerah kritis dalam kebakaran hutan dan lahan, namun faktanya di Sumatera Barat terdapat 175 hotspot dan terjadi kebakaran di 13 lokasi seperti di Kab. Dharmasraya, Kab 50 Kota dan Kab. Pasaman

"Ini perlu menjadi perhatian kita, Kepada Bupati/Wali Kota perlu melakukan, sosialisasi pada masyarakat untuk tidak membakar sembarangan dan jika terjadi kebakaran di satu daerah, maka daerah terdekat harap saling membantu," ucap Gubernur Sumatera Barat.

Irwan Prayitno juga mengatakan kalau bisa setiap daerah mengganggarkan alat pemadam kebakaran yg bisa dibawa ke ke atas, karna mobil pemadam kebakaran tidak mampu mendaki gunung. Tindakan perventif penting serta dengan kerja sama diantara kita dengan tetap berpegang pada aturan yang ada.

Terakhir Gubernur Sumatera Barat mengatakan, bagaimanapun hotspot mesti tetap harus kita kurangi, targetnnya hotspot bisa nihil di Sumatera Barat. ***

Editor:Calva
Kategori:Beladiri, Badminton, Sumatera Barat
wwwwww