Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Mabes Polri Cek Kabar Penangkapan Jenderal Bintang Empat di Mako Brimob Terkait Isu Penyadapan
Umum
11 jam yang lalu
Mabes Polri Cek Kabar Penangkapan Jenderal Bintang Empat di Mako Brimob Terkait Isu Penyadapan
2
Soroti RUU Perampasan Aset di Parlemen, Jamdatun Peringatkan Potensi Penyalahgunaan Wewenang Negara
Umum
13 jam yang lalu
Soroti RUU Perampasan Aset di Parlemen, Jamdatun Peringatkan Potensi Penyalahgunaan Wewenang Negara
3
Sashenka Ukir Sejarah, Pejudo Pertama dan Penyumbang Medali Pertama Indonesia
Olympic
8 jam yang lalu
Sashenka Ukir Sejarah, Pejudo Pertama dan Penyumbang Medali Pertama Indonesia
4
BMKG Prakirakan Sebagian Jabodetabek Berpotensi Hujan Ringan pada Sore Hari Ini
Metropolitan
20 jam yang lalu
BMKG Prakirakan Sebagian Jabodetabek Berpotensi Hujan Ringan pada Sore Hari Ini
5
Gibran Tak Penuhi Syarat Wapres Usai Putusan MA, Bola Panas Kini di Tangan Prabowo
Umum
14 jam yang lalu
Gibran Tak Penuhi Syarat Wapres Usai Putusan MA, Bola Panas Kini di Tangan Prabowo
6
DPRD DKI Dorong Ancol Tingkatkan Daya Saing Lewat Inovasi Wisata
Metropolitan
12 jam yang lalu
DPRD DKI Dorong Ancol Tingkatkan Daya Saing Lewat Inovasi Wisata
Home  /  Berita  /  Badminton

PFI Pusat Larang Seluruh Anggotanya di Daerah Ikut Lomba Foto dan Video Puspen TNI, Ini Sebabnya

PFI Pusat Larang Seluruh Anggotanya di Daerah Ikut Lomba Foto dan Video Puspen TNI, Ini Sebabnya
Surat pernyataan dari PFI Pusat.
Selasa, 30 Agustus 2016 18:27 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Pewarta Foto Indonesia (PFI) Pusat mengeluarkan surat pernyataan sikap terkait adanya lomba foto dan video Puspen TNI. Surat pernyataan tersebut ditujukan kepada seluruh anggota PFI seluruh Indonesia.

Surat pernyataan yang ditandatangani Ketua PFI Lucky Fransiska dan Sekretarisnya Fransiskus Simbolon adalah buntut dari insiden pemukulan oknum TNI kepada salah satu wartawan di Medan Sumatera Utara.

Surat dengan nomor, 0022/sek/01/V/2016 tersebut berisi larangan bagi anggota PFI diseluruh wilayah Indonesia yang akan mengikuti lomba foto dan video Puspen TNI yang tahun ini mengambil tema "Bersama Rakyat TNI Kuat, Hebat dan Profesional".

Berikut ini isi surat pernyataan tersebut:

Kami pengurus Pewarta Foto Indonesia Pusat, meminta kepada seluruh anggota yang ada di seluruh wilayah Indonesia, untuk tidak ikut berpartisipasi mengikuti lomba foto & video yang diselenggarakan Puspen TNI dalam rangka HUT ke 71 TNI 2016, dengan tema "Bersama Rakyat TNI Kuat, Hebat dan Profesional".

Dengan surat perantara ini, kami meminta agar Ketua pengurus bisa meneruskan informasi ini ke anggota-anggotanya di seluruh wilayah masing-masing.

Surat pernyataan ini kita buat bersama sebagai bentuk solidaritas atas tindakan kekerasan Oknum TNI AU Lanud Soewondo, yang menganiaya wartawan se-profesi saat meliput aksi unjuk rasa warga Sarirejo di Medan.

Kami berharap besar agar kita tetap satu suara dan dapat diteruskan keseluruh anggota yang menjadi bagian dari kepengurusan di daerah. Atas perhatiannya kami ucapkan terimakasih. (***)

wwwwww