Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Kasus Sadap Terungkap, Ical Syamsudin: Kontra Intelijen Prabowo Berjalan
Hukum
14 jam yang lalu
Kasus Sadap Terungkap, Ical Syamsudin: Kontra Intelijen Prabowo Berjalan
2
Mantan Presiden SBY Soroti Penyadapan Prabowo Subianto, Tiga Jenderal Polisi Resmi Ditahan
Umum
11 jam yang lalu
Mantan Presiden SBY Soroti Penyadapan Prabowo Subianto, Tiga Jenderal Polisi Resmi Ditahan
3
Jika Presiden Diduga Disadap Ilegal, SGY Pertanyakan Perlindungan Privasi Rakyat
Hukum
11 jam yang lalu
Jika Presiden Diduga Disadap Ilegal, SGY Pertanyakan Perlindungan Privasi Rakyat
4
Ketua Umum PB KAMI Dukung Langkah Tegas Kapolri Bersihkan Institusi
Hukum
16 jam yang lalu
Ketua Umum PB KAMI Dukung Langkah Tegas Kapolri Bersihkan Institusi
5
Lawan Melbourne Victory, Persib Incar Tiga Poin Demi Tiket 16 Besar ACL 2
Sepakbola
24 jam yang lalu
Lawan Melbourne Victory, Persib Incar Tiga Poin Demi Tiket 16 Besar ACL 2
6
Marc Klok Terlecut Balas Pengorbanan Suporter Persib Yang Borong Tiket ACL 2
Sepakbola
23 jam yang lalu
Marc Klok Terlecut Balas Pengorbanan Suporter Persib Yang Borong Tiket ACL 2
Home  /  Berita  /  Badminton

MUI Sayangkan Terjadi Pembakaran di Mesjid

MUI Sayangkan Terjadi Pembakaran di Mesjid
Ketua Komisi Dakwah dan Pengembangan Masyarakat (MUI) Cholil Nafis. (istimewa)
Rabu, 31 Agustus 2016 09:52 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengutuk keras atas insiden pengrusakan Mesjid di Bengkalis Riau, MUI juga meminta kepada masyarakat, khususnya muslim agar tidak mudah terprovokasi dengan kejadian tersebut.

Kepada GoRiau.com (GoNews Group) Ketua Komisi Dakwah dan Pengembangan Masyarakat Cholil Nafis mengatakan, perusakan dan pembakaran Masjid Hasanah Desa Muntai, Kecamatan Bantan, Kabupaten Bengkalis oleh orang tidak dikenal (OTK) dini hari tadi, merupakan upaya-upaya provokasi dan pemecah belah umat.

"Setiap perusakan rumah ibadah adalah tindakan anti agama, maka MUI pusat sangat mengutuk kejadian tersebut," ungkapnya, Rabu (31/08/2016) di Jakarta.

Lanjut Cholil Nafis, Indonesia adalah negara hukum, maka pihaknya mengimbau aparat kemanan setempat cepat mengusut dan mencari pelakunya.

"Harus diusut pelakunya, aparat harus tegas guna memberikan rasa nyaman dan perdamaian, bagi masyarakat muslim dan umat beragama hendaklah mawas diri jangan sampai terprovokasi. Jagalah kerukunan umat beragama dalam bingkai NKRI, serahkan semua kepihak berwajib, jangan bertindak sendiri-sendiri," imbaunya.

MUI juga berpesan agar umat Islam khususnya di Riau untuk menhan diri, jangan sampai menyulut emosi berlebihan sehingga terpancing melakukan hal-hal yang bersifat anarkis. "Apalagi saat ini ada pihak-pihak yang sengaja memecah belah umat islam, jangan terpancing. Ingat semakin umat islam anarkis, semakin tertawa mereka," pungkasnya. (***)

wwwwww