Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Kasus Sadap Terungkap, Ical Syamsudin: Kontra Intelijen Prabowo Berjalan
Hukum
14 jam yang lalu
Kasus Sadap Terungkap, Ical Syamsudin: Kontra Intelijen Prabowo Berjalan
2
Mantan Presiden SBY Soroti Penyadapan Prabowo Subianto, Tiga Jenderal Polisi Resmi Ditahan
Umum
10 jam yang lalu
Mantan Presiden SBY Soroti Penyadapan Prabowo Subianto, Tiga Jenderal Polisi Resmi Ditahan
3
Ketua Umum PB KAMI Dukung Langkah Tegas Kapolri Bersihkan Institusi
Hukum
15 jam yang lalu
Ketua Umum PB KAMI Dukung Langkah Tegas Kapolri Bersihkan Institusi
4
Jika Presiden Diduga Disadap Ilegal, SGY Pertanyakan Perlindungan Privasi Rakyat
Hukum
10 jam yang lalu
Jika Presiden Diduga Disadap Ilegal, SGY Pertanyakan Perlindungan Privasi Rakyat
5
Lawan Melbourne Victory, Persib Incar Tiga Poin Demi Tiket 16 Besar ACL 2
Sepakbola
23 jam yang lalu
Lawan Melbourne Victory, Persib Incar Tiga Poin Demi Tiket 16 Besar ACL 2
6
Marc Klok Terlecut Balas Pengorbanan Suporter Persib Yang Borong Tiket ACL 2
Sepakbola
23 jam yang lalu
Marc Klok Terlecut Balas Pengorbanan Suporter Persib Yang Borong Tiket ACL 2
Home  /  Berita  /  Badminton

Polisi Berhasil Ringkus Pelaku Pengrusakan Masjid di Bengkalis, Ternyata Sakit Jiwa

Polisi Berhasil Ringkus Pelaku Pengrusakan Masjid di Bengkalis, Ternyata Sakit Jiwa
Rabu, 31 Agustus 2016 09:51 WIB
Penulis: Ismail
BENGKALIS - Kepolisian Resort Bantan Kabupaten Bengkalis berhasil meringkus pelaku pengrusakan Masjid Hasanah Desa Muntai Kecamatan Bantan Kabupaten Bengkalis, Rabu pagi (31/8/2016).

Informasi yang dirangkum, pelaku yang berumuran 19 tahun itu mengalami sakit kejiwaan. "Benar, pelaku sudah kita amankan. Kita tangkap dirumahnya, namun pelaku ini tidak waras (sakit jiwa)," kata AKP Yuherman, Kapolsek Bantan.

Menurutnya, penangkapan pelaku pengrusakan berumuran 19 tahun itu merupakan lidik yang dilakukan Polisi di lapangan tentang siapa saja yang mengunjungi masjid pada malam harinya.

"Ternyata, yang kita amankan ini merupakan orang yang mengunjungi Masjid. Sempat kita cari subuh di rumahnya, namun tidak ada. Kita datangi pagi tadi, dan langsung kita amankan. Keluarga pelaku juga membenarkan jika tadi malam pelaku tidak berada di rumah," imbuhnya Kapolsek yang belum mendapat laporan terkait identitas pelaku.

Ditambahkan AKP Yuherman, karena pelaku mengalami sakit jiwa, Kepolisian akan mengirim pelaku ke RSJ di Pekanbaru untuk pemeriksaan.***

wwwwww