Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Kasus Sadap Terungkap, Ical Syamsudin: Kontra Intelijen Prabowo Berjalan
Hukum
15 jam yang lalu
Kasus Sadap Terungkap, Ical Syamsudin: Kontra Intelijen Prabowo Berjalan
2
Mantan Presiden SBY Soroti Penyadapan Prabowo Subianto, Tiga Jenderal Polisi Resmi Ditahan
Umum
11 jam yang lalu
Mantan Presiden SBY Soroti Penyadapan Prabowo Subianto, Tiga Jenderal Polisi Resmi Ditahan
3
Jika Presiden Diduga Disadap Ilegal, SGY Pertanyakan Perlindungan Privasi Rakyat
Hukum
11 jam yang lalu
Jika Presiden Diduga Disadap Ilegal, SGY Pertanyakan Perlindungan Privasi Rakyat
4
Ketua Umum PB KAMI Dukung Langkah Tegas Kapolri Bersihkan Institusi
Hukum
17 jam yang lalu
Ketua Umum PB KAMI Dukung Langkah Tegas Kapolri Bersihkan Institusi
5
Lawan Melbourne Victory, Persib Incar Tiga Poin Demi Tiket 16 Besar ACL 2
Sepakbola
24 jam yang lalu
Lawan Melbourne Victory, Persib Incar Tiga Poin Demi Tiket 16 Besar ACL 2
6
Marc Klok Terlecut Balas Pengorbanan Suporter Persib Yang Borong Tiket ACL 2
Sepakbola
24 jam yang lalu
Marc Klok Terlecut Balas Pengorbanan Suporter Persib Yang Borong Tiket ACL 2
Home  /  Berita  /  Badminton

Dinas Pertanian Provinsi Apresiasi Babinsa Turun ke Sawah

Dinas Pertanian Provinsi Apresiasi Babinsa Turun ke Sawah
Penanaman padi perdana jenis Inbrida di Gampong Kayee Panyang, Kecamatan Syamtalira Bayu, Aceh Utara, Kamis (1/9/2016).
Kamis, 01 September 2016 18:16 WIB

LHOKSUKON - TNI adalah motivator, khususnya para Babinsa sebagai pendorong dan memberikan motivasi kepada para petani untuk meningkatkan pertanian. Hal itu dikatakan Danrem 011/Lilawangsa, Kolonel Inf Dedy Agus Purwanto, pada saat tanam padi perdana jenis Inbrida di Gampong Kayee Panyang, Kecamatan Syamtalira Bayu, Aceh Utara, Kamis (1/9/2016).

"Jadi kenapa TNI harus turun ke sawah, karena TNI sebagai motivator dan pendorong bagi para petani dan terjun langsung di lapangan. Bahkan para Babinsa pun saat ini sudah punya kemampuan dan keahlian, sama halnya sebagai penyuluh. Jadi jangan tanyakan lagi kenapa TNI turun ke sawah." jelasnya.

Selain itu, tambah Danrem, begitu selesai panen segera tanam kembali. “Kita mengejar target. Target yang diinginkan oleh Kementerian Pertanian dan yang diinginkan oleh Dinas Pertanian Provinsi maupun Dinas Pertanian Kabupaten Aceh Utara. Mudah-mudahan bisa kita penuhi walaupun secara bertahap,” katanya.

Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan Provinsi Aceh, Abubakar Karim, menyampaikan terimakasih atas bantuan Babinsa yang turun langsung ke lapangan untuk pendampingan para petani.

”Aceh Utara sebagai penghasil beras sangat menjanjikan, dan kita terus menjalin kerja sama dengan Kodim 0103/Aceh Utara untuk mencapai target swasembada pangan nasional tahun 2016 agar lebih meningkat dari tahun 2015. Target pada tahun 2016 ini mencapai 8.000 hektare untuk Aceh Utara,” kata Abubakar.

Sementara itu, Bupati Aceh Utara Muhammad Thaib yang diwakili Wakil Bupati, Muhammad Jamil, mengatakan, untuk mencapai target Kabupaten Aceh Utara perlu pendekatan dengan pemerintah pusat. “Kita perlu meminta bantuan mesin tanam dan mesin panen, kemudian melakukan perluasan lahan sawah dan peningkatan produksi,” katanya.

Editor:Zainal Bakri
Kategori:Badminton, PON
wwwwww