Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Kasus Sadap Terungkap, Ical Syamsudin: Kontra Intelijen Prabowo Berjalan
Hukum
14 jam yang lalu
Kasus Sadap Terungkap, Ical Syamsudin: Kontra Intelijen Prabowo Berjalan
2
Mantan Presiden SBY Soroti Penyadapan Prabowo Subianto, Tiga Jenderal Polisi Resmi Ditahan
Umum
10 jam yang lalu
Mantan Presiden SBY Soroti Penyadapan Prabowo Subianto, Tiga Jenderal Polisi Resmi Ditahan
3
Ketua Umum PB KAMI Dukung Langkah Tegas Kapolri Bersihkan Institusi
Hukum
16 jam yang lalu
Ketua Umum PB KAMI Dukung Langkah Tegas Kapolri Bersihkan Institusi
4
Jika Presiden Diduga Disadap Ilegal, SGY Pertanyakan Perlindungan Privasi Rakyat
Hukum
10 jam yang lalu
Jika Presiden Diduga Disadap Ilegal, SGY Pertanyakan Perlindungan Privasi Rakyat
5
Lawan Melbourne Victory, Persib Incar Tiga Poin Demi Tiket 16 Besar ACL 2
Sepakbola
23 jam yang lalu
Lawan Melbourne Victory, Persib Incar Tiga Poin Demi Tiket 16 Besar ACL 2
6
Marc Klok Terlecut Balas Pengorbanan Suporter Persib Yang Borong Tiket ACL 2
Sepakbola
23 jam yang lalu
Marc Klok Terlecut Balas Pengorbanan Suporter Persib Yang Borong Tiket ACL 2
Home  /  Berita  /  Badminton

Tertundanya Penerimaan DAU Senilai Rp133 Miliar Resahkan Pegawai, Ini Tanggapan Pemprov Riau

Tertundanya Penerimaan DAU Senilai Rp133 Miliar Resahkan Pegawai, Ini Tanggapan Pemprov Riau
ilustrasi.
Kamis, 01 September 2016 17:57 WIB
Penulis: Ratna Sari Dewi
PEKANBARU - Provinsi Riau merupakan salah satu provinsi yang mengalami tertunda mendapatkan saluran Dana Alokasi Umum (DAU) senilai sebesar Rp133.579.161.384 atau Rp133 miliar. Hal ini membuat resah Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau. Mereka takut penundaan DAU akan berimbas pada penundaan gaji pegawai.

Menanggapi keresahan tersebut, Pelaksana tugas (Plt) Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi Riau Rahmad Rahim memastikan bahwa tunda salur DAU tidak akan sampai membuat gaji PNS ditunda.

"Tidak masalah, kita sudah mencarikan solusi dengan dana penyeimbang. Bersumber dari dana yang tidak terserap di SKPD (Satuan Perangkat Kerja Daerah) ditambah Bantuan Keuangan (Bankeu)," ungkap Rahmad Rahim kepada GoRiau.com di Pekanbaru, Kamis (1/9/2016).

Ia mengatakan, masing-masing Sekretaris Daerah (Sekda) dari 12 Kabupaten/Kota yang ada di Riau telah diundang untuk melakukan pembahasan bankeu. Dimana, dalam APBD Riau tercatat Bankeu untuk daerah totalnya mencapai Rp1 triliun lebih.

Sementara itu, kini pihaknya tengah mengebut penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P) tahun 2016 dan finaslisasi Rencana Kerja Pembangunan Daerah Perubahan (RKPD-P). Kemudian, Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) tengah disusun sebelum mengajukan nota keuangan ke DPRD Riau.

"Kita berharap minggu kedua September ini, APBD-P sudah bisa diajukan ke DPRD," tutupnya. ***

Kategori:Voli, Riau, Badminton
wwwwww