Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Mabes Polri Cek Kabar Penangkapan Jenderal Bintang Empat di Mako Brimob Terkait Isu Penyadapan
Umum
17 jam yang lalu
Mabes Polri Cek Kabar Penangkapan Jenderal Bintang Empat di Mako Brimob Terkait Isu Penyadapan
2
Sashenka Ukir Sejarah, Pejudo Pertama dan Penyumbang Medali Pertama Indonesia
Olympic
14 jam yang lalu
Sashenka Ukir Sejarah, Pejudo Pertama dan Penyumbang Medali Pertama Indonesia
3
Era Baru, Kejurnas Kickboxing Indonesia 2026 Dikemas Dalam Sports Entertainment
Beladiri
11 jam yang lalu
Era Baru, Kejurnas Kickboxing Indonesia 2026 Dikemas Dalam Sports Entertainment
4
NOC Indonesia: Keselamatan Atlet Tidak Boleh Hanya Menjadi Komitmen di Atas Kertas
KOI
12 jam yang lalu
NOC Indonesia: Keselamatan Atlet Tidak Boleh Hanya Menjadi Komitmen di Atas Kertas
5
Okto Dorong Indonesia Jadi Tuan Rumah World Championships Skateboarding
KOI
12 jam yang lalu
Okto Dorong Indonesia Jadi Tuan Rumah World Championships Skateboarding
6
Soroti RUU Perampasan Aset di Parlemen, Jamdatun Peringatkan Potensi Penyalahgunaan Wewenang Negara
Umum
19 jam yang lalu
Soroti RUU Perampasan Aset di Parlemen, Jamdatun Peringatkan Potensi Penyalahgunaan Wewenang Negara
Home  /  Berita  /  Badminton

Ini Kronologi 1 ABK asal Idi Dievakuasi Basarnas Semalam

Ini Kronologi 1 ABK asal Idi Dievakuasi Basarnas Semalam
Korban saat akan dievakuasikan Basarnas‎ ke RSUZA Banda Aceh, Kamis (1/9/2016) malam.
Jum'at, 02 September 2016 11:05 WIB
Penulis: Hafiz Erzansyah
BANDA ACEH - Seorang anak buah kapal (ABK) Tahjul (20), nelayan KM Tarisa 02 GT 24, semalam dievakuasi oleh Basarnas dari kawasan perairan Laweung, Pidie ke Pelabuhan Ulee Lheue, Banda Aceh, Kamis (1/9/2016).

Kasubbid Ops Basarnas Banda Aceh, Ibnu Haris mengatakan, pihaknya mengevakuasi medis kepada korban, setelah menerima laporan melalui radio oleh Pos Angkatan Laut, Lampulo, kemarin. 
 
"Kemarin, kemarin kita menerima laporan dari Danpos AL Lampulo Banda Aceh, bahwa ada sebuah kapal nelayan bernama KM Tarisa 02 GT 24 yang tengah melaut, mengalami kerusakan mesin sehinga mogok," ujarnya kepada GoAceh‎, Jumat (2/9/2016).

Ibnu menjelaskan, kapal nelayan tersebut ditumpangi sejumlah nelayan lainnya bernama Saiful (26), pawang boat, Ari (26), masinis boat, Jamal (27), Anis (24), Catok (28) dan Dek Gam (23). Mereka adalah nelayan dari Idi Rayeuk, Kabupaten Aceh Timur.
 
"Menurut keterangan dari pawang dan rekan korban lainnya, sekitar pukul 6 sore kemarin, saat mereka melintasi perairan Laweung, tiba-tiba tropeler bergetar dan mesin kapal mati, sehingga korban (Tahjul) turun untuk mengecek penyebab matinya mesin terserbut‎," jelas Ibnu Haris.

Lalu, saat naik kembali ke atas boat, korban mengalami kesurupan, sehingga rekan lainnya mencoba‎ menenangkannya. "Sampai di atas, korban meronta dan menghantam kaca boat, sehingga pecahan kaca terkena bagian bahu dan lengan kanan korban dan mengalami pendarahan hebat," tambahnya.

Basarnas Banda Aceh yang menerima laporan tersebut, langsung menuju lokasi dengan menggunakan KN Kresna, yang dibantu pihak AL, Polairud Polda Aceh, Resquer SAR Banda Aceh dan P2KK. "Lokasi kapalnya ada di koordinat 05'41. 889N-095'.24000E, di atas perairan Laweung, Krueng Raya," katanya.

Setelah melakukan penjemputan dan evakuasi korban, pihaknya kembali ke Pelabuhan Ulee Lheue sekitar pukul 21.00 WIB tadi malam. ‎ Sejumlah rekan lainnya yang sudah menunggu di pelabuhan tadi malam seperti Relawan RAPI, TNI AL, Polairud Polda Aceh dan personel Polsek Ulee Lheue, membantu menurunkan korban dari kapal. 

Selanjutnya korban dilarikan ke Rumah Sakit Zainoel Abidin dengan menggunakan ambulans untuk mendapatkan pertolongan medis.

Editor:Kamal Usandi
Kategori:Badminton, Beladiri
wwwwww