Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
FASTA DKI-Sispala Desak Penegakan Hukum Karhutla Tanpa Kompromi
Lingkungan
11 jam yang lalu
FASTA DKI-Sispala Desak Penegakan Hukum Karhutla Tanpa Kompromi
2
Tolak Konser Andrea Bocelli di Jakarta, Dailami Minta Pemerintah Tegas
Hiburan
11 jam yang lalu
Tolak Konser Andrea Bocelli di Jakarta, Dailami Minta Pemerintah Tegas
3
Darije Kalezic Kecewa, Rizky Eka Tetap Minta Dukungan Suporter PSM
Sepakbola
6 jam yang lalu
Darije Kalezic Kecewa, Rizky Eka Tetap Minta Dukungan Suporter PSM
4
Kerapatan Adat Nagai Silaut Perjuangkan Keadilan Status Tanah
Hukum
6 jam yang lalu
Kerapatan Adat Nagai Silaut Perjuangkan Keadilan Status Tanah
5
Bikin Rame CFD Sudirman, Massa 'Geruduk' Imigrasi Jakbar
Umum
5 jam yang lalu
Bikin Rame CFD Sudirman, Massa Geruduk Imigrasi Jakbar
6
Zlatko Runje Sukses Dampingi Persib Kalahkan Kalteng FC
Sepakbola
5 jam yang lalu
Zlatko Runje Sukses Dampingi Persib Kalahkan Kalteng FC
Home  /  Berita  /  Badminton

Ternyata, Ini yang Dilakukan Wakil Ketua Komisi VII DPR- RI Saat Datangi IAIN Bukittinggi

Ternyata, Ini yang Dilakukan Wakil Ketua Komisi VII DPR- RI Saat Datangi IAIN Bukittinggi
Wakil Ketua Komisi VII DPR RI - Ir.Mulyadi saat melakukan sosialisasi empat pilar di IAIN Bukittinggi, Sabtu 3 September 2016.
Minggu, 04 September 2016 10:22 WIB
Penulis: jontra
BUKITTINGGI - Degradasi moral yang terjadi selama beberapa tahun belakangan ini disebabkan minimnya pemahaman generasi bangsa terhadap 4 pilar kebangsaan dan bernegara yaitu Pancasila, NKRI, UUD 1945 dan Bhineka Tunggal Ika. Tentu saja hal ini terus menjadi sorotan dan prioritas utama untuk dibenahi oleh Dewan Perwakilan Rakyat Indonesia (DPR - RI).

"Padahal empat pilar itu adalah warisan para pendiri bangsa yang harus dipahami dan diimplementasikan dalam berbagai dimensi strategis kehidupan bermasyarakat," ungkap Ir.Mulyadi (Wakil Ketua Komisi VII DPR RI) Fraksi Demokrat saat mengawali sambutannya dihadapan ratusan Mahasiswa IAIN Bukittinggi pada acara pembukaan kegiatan Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan yang dilaksanakan pada Sabtu 3 September 2016 di Aula Kampus Pasca Sarjana IAIN Bukittinggi.

Mulyadi menyebutkan, empat pilar kebangsaan tersebut merupakan modal utama dan tonggak penting dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, oleh karena itu mari kita bersama-sama menjaga keutuhan dan kedaulatan bangsa Indonesia sehingga nasionalisme yang dibangun bukan hanya sekedar jargon, tapi harus menjadi pandangan hidup bangsa Indonesia. Situasi terkini kondisi bangsa harus dipahami semua komponen bangsa, terangnya.

Mulyadi juga mendukung elemen mahasiswa tetap kritis menyikapi berbagai persoalan yang tengah dihadapi oleh Bangsa Indonesia saat ini, namun para mahasiswaa diimbau untuk tidak melakukan tindakan melawan hukum(anarkis). Karena itu, mahasiswa jangan mudah terpancing dengan isu-isu yang tidak jelas yang bermaksud memecah belah kedaulatan republik ini, ungkapnya.

Ratusan mahasiswa IAIN yang mengikuti agenda ini juga memanfaatkan sesi tanya jawab dengan Mulyadi yang pada periode sebelumnya (2009 - 2014) berada di Komisi V DPR- RI dari daerah pemilihan (dapil) Sumatera Barat. Terutama hal-hal berkaitan dengan tupoksi DPR-RI dan persoalan hangat yang tengah terjadi.(**)

wwwwww