Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Ubed Akui Waktu Mepet dan Richie Ingin Hasil Terbaik
Badminton
18 jam yang lalu
Ubed Akui Waktu Mepet dan Richie Ingin Hasil Terbaik
2
Asael, Michelelle, dan Miftaqul Masih Berada di Jalur Positif
Olympic
19 jam yang lalu
Asael, Michelelle, dan Miftaqul Masih Berada di Jalur Positif
3
Seragam Kontingen Indonesia Hasil Kolaborasi Sarinah dan Mills Menggandeng Brand Lokal
Olympic
19 jam yang lalu
Seragam Kontingen Indonesia Hasil Kolaborasi Sarinah dan Mills Menggandeng Brand Lokal
4
Mutasi 7 Polisi Polrestabes Surabaya Disorot, Buntut Penangkapan 3 Legislator Partai Gerindra
Umum
24 jam yang lalu
Mutasi 7 Polisi Polrestabes Surabaya Disorot, Buntut Penangkapan 3 Legislator Partai Gerindra
5
Senator Dailami: Polri Bersama Masyarakat Jangan Hanya Slogan
Hukum
18 jam yang lalu
Senator Dailami: Polri Bersama Masyarakat Jangan Hanya Slogan
6
MA Batalkan Suket Gibran, Mulyanto Minta DPR Segera Bentuk Pansus
Nasional
19 jam yang lalu
MA Batalkan Suket Gibran, Mulyanto Minta DPR Segera Bentuk Pansus
Home  /  Berita  /  Olympic

Kasihan, Sudah Seharian Gajah Liar yang Sakit Ini Terperosok Dalam Kanal di Lokasi HTI Arara Abadi

Kasihan, Sudah Seharian Gajah Liar yang Sakit Ini Terperosok Dalam Kanal di Lokasi HTI Arara Abadi
Seekor gajah liar yang sakit terperosok di kanal dalam lokasi HTI PT Arara Abadi, distrik 2
Rabu, 07 September 2016 14:17 WIB
Penulis: Ira Widana
DURI - Seekor gajah dewasa betina sudah seharian terperosok ke dalam kanal di lokasi Hutan Tanaman Industri (HTI) PT Arara Abadi distrik 2, atau di kantong gajah Giam Siak Kecil.

Kepala Seksi Wilayah III, Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau, Hutajulu kepada GoRiau.com menyebutkan gajah tersebut sudah sejak Selasa (6/9/2016) malam diketahui berada di dalam kanal tersebut.

"Saat mendapat laporan dari warga, tengah malam tadi, kami langsung menuju lokasi. Benar ada gajah yang terperosok, sudah kami upayakan untuk mengeluarkannya namun tidak tidak bisa juga, karena kondisi tanahnya cukup licin," ujar Hutajulu, Rabu (7/9/2016).

Dikatakan, Hutajulu, gajah tersebut terlihat sudah lemas, selain tertinggal rombongan ia juga mengalami luka bacok yang cukup besar di area punggungnya. Dari luka tersebut juga terlihat nanah yang terus menerus keluar.

"Luka di punggungnya itu seperti habis di bacok benda tajam. Sejak tadi malam kita sudah lakukan upaya untuk mengeluarkannya dari kanal tersebut, tapi tidak juga berhasil," sebutnya.

Menurut Hutajulu, untuk mengeluarkan gajah yang sudah lemas itu harus menggunakan gajah jinak atau alat berat.

"Saya sudah infokan ke balai untuk membantu proses evakuasi gajah sakit ini. Apakah nanti menggunakan gajah jinak di Sebanga atau di Minas, yang jelas gajah sakit ini harus segera di keluarkan dari kanal dan diobati," sebutnya.***

Kategori:Olympic
wwwwww