Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Ubed Akui Waktu Mepet dan Richie Ingin Hasil Terbaik
Badminton
22 jam yang lalu
Ubed Akui Waktu Mepet dan Richie Ingin Hasil Terbaik
2
Asael, Michelelle, dan Miftaqul Masih Berada di Jalur Positif
Olympic
23 jam yang lalu
Asael, Michelelle, dan Miftaqul Masih Berada di Jalur Positif
3
Seragam Kontingen Indonesia Hasil Kolaborasi Sarinah dan Mills Menggandeng Brand Lokal
Olympic
23 jam yang lalu
Seragam Kontingen Indonesia Hasil Kolaborasi Sarinah dan Mills Menggandeng Brand Lokal
4
Senator Dailami: Polri Bersama Masyarakat Jangan Hanya Slogan
Hukum
22 jam yang lalu
Senator Dailami: Polri Bersama Masyarakat Jangan Hanya Slogan
5
BMKG Prakirakan Sebagian Jabodetabek Berpotensi Hujan Ringan pada Sore Hari Ini
Metropolitan
13 jam yang lalu
BMKG Prakirakan Sebagian Jabodetabek Berpotensi Hujan Ringan pada Sore Hari Ini
6
Mabes Polri Cek Kabar Penangkapan Jenderal Bintang Empat di Mako Brimob Terkait Isu Penyadapan
Umum
4 jam yang lalu
Mabes Polri Cek Kabar Penangkapan Jenderal Bintang Empat di Mako Brimob Terkait Isu Penyadapan
Home  /  Berita  /  Badminton

Sudah 12 Kali CMF Bolak-balik Pekanbaru-Malaysia Bawa Sabu, Salah Satu Lapas di Riau Diduga Terlibat Jaringan Narkoba Internasional

Sudah 12 Kali CMF Bolak-balik Pekanbaru-Malaysia Bawa Sabu, Salah Satu Lapas di Riau Diduga Terlibat Jaringan Narkoba Internasional
CMF saat diamankan di Mapolresta Pekanbaru, Selasa malam
Rabu, 07 September 2016 13:00 WIB
Penulis: Barkah Nurdiansyah
PEKANBARU - Satuan Reserse (Satres) Narkoba Polresta Pekanbaru, Riau masih melakukan penyidikan mendalam terhadap CMF (46) warga negara asing (WNA) asal Malaysia yang ditangkap Selasa (6/9/2016) diduga sindikat jaringan narkoba Internasional.

Kasat Reserse Narkoba Polresta Pekanbaru, Kompol Iwan Lesmana Riza SH MH, Rabu (7/9/2016) mengatakan, hasil pemeriksaan awal, CMF mengaku jika kedatangannya ke Pekanbaru hanya untuk membeli narkoba.

"Sudah 12 kali CMF ke Pekanbaru dan pengakuannya, datang ke sini beli sabu, dari rekannya BD. Tapi kita tidak percaya begitu saja. Kuat dugaan, jika Ia yang sengaja membawa sabu dari Malaysia ke Pekanbaru," kata Iwan.

"Untuk penyelidikan mendalam, kita akan koordinasi dengan pihak hotel untuk memeriksa rekaman CCTv-nya dan mencari tahu identitas BD itu," tukasnya.

Kepada GoRiau.com, Kasat mengungkapkan, jaringan narkoba CMF diduga kuat melibatkan sejumlah orang, termasuk warga binaan yang ada di salah satu Lembaga Pemsyarakatan (Lapas) di Riau.

"Dugaan kita ada pesanan dari salah satu Lapas di Riau, tapi untuk memastikan Lapas yang mana, masih akan kita dalami lagi. Kita masih upayakan untuk memburu BD yang menjadi rekan CMF," tukasnya.***

wwwwww