Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
Sepakbola
21 jam yang lalu
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
2
IPSI Harus Berbenah: Siapa Bertanggung Jawab Atas Keselamatan Atlet?
Non Olympic
21 jam yang lalu
IPSI Harus Berbenah: Siapa Bertanggung Jawab Atas Keselamatan Atlet?
3
IYS 2026, Ajang Membangun Fondasi dan Solusi Masa Depan Indonesia
Kemenpora
23 jam yang lalu
IYS 2026, Ajang Membangun Fondasi dan Solusi Masa Depan Indonesia
4
Demi Amankan Poin Hadapi Persija, Persita Lakukan Persiapan Matang
Sepakbola
19 jam yang lalu
Demi Amankan Poin Hadapi Persija, Persita Lakukan Persiapan Matang
5
Nyawa Atlet Di Ujung Bantingan (Edisi I)
Non Olympic
21 jam yang lalu
Nyawa Atlet Di Ujung Bantingan (Edisi I)
6
Denlson Junior Siap Hadapi Laga Panas Lawan Persija
Sepakbola
18 jam yang lalu
Denlson Junior Siap Hadapi Laga Panas Lawan Persija
Home  /  Berita  /  PON

Hidayat Nur Wahid: Saya Tidak Yakin Presiden Jokowi Mengangkat Archandra Jadi Menteri Lagi

Hidayat Nur Wahid: Saya Tidak Yakin Presiden Jokowi Mengangkat Archandra Jadi Menteri Lagi
Archandra Tahar saat dilantik menjadi Menteri ESDM oleh Presiden Jokowi. (foto: beritajokowi)
Jum'at, 09 September 2016 14:14 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Hari ini, Jumat (09/09/2016), Archandra dikabarkan kembali dipanggil oleh Presiden Joko Widodo ke istana. Berbagai kalangan menilai pemanggilannya tersebut terkait akan dipilihnya kembali sebagai Menteri ESDM.

Namun sebagian para anggota wakil rakyat di DPR/MPR mengaku tak yakin jika dipanggilnya Archandra ke Istana merupakan pengangkatan kembali menjadi Menteri ESDM.

Salah satunya adalah Wakil Ketua MPR Hidayat Nur Wahid. Dirinya mengaku ragu dengan kabar tersebut. Ia pun merasa tidak yakin jika Presiden Jokowi bakal kembali mengangkat Arcandra sebagai menteri ESDM.

"Saya tidak yakin beliau akan menjadikan Arcandra sebagai menteri ESDM lagi," ujar politisi PKS itu saat ditemui di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (9/9/2016).

Hidayat beralasan, Jokowi yang ingin kembali menjabat sebagai Presiden RI di Pilpres 2019 tentu mempunyai pertimbangan matang dalam memilih menteri.

Menurutnya, Presiden tidak akan memilih menteri yang akan menjadi beban di kemudian hari. Apalagi nama Archandra kembali menjadi sorotan sejak statusnya menjadi WNI.

"Kalau ingin maju di periode kedua, pastilah beliau ingin ideal ingin menghadirkan menteri-menteri yang akan mendukung suksesnya beliau, tidak menjadi beban atau menjadi kontroversi yang menyulitkan beliau dalam konstentasi Pilpres 2019," pungkasnya. ***

Kategori:Voli, Olympic, PON
wwwwww