Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Mabes Polri Cek Kabar Penangkapan Jenderal Bintang Empat di Mako Brimob Terkait Isu Penyadapan
Umum
10 jam yang lalu
Mabes Polri Cek Kabar Penangkapan Jenderal Bintang Empat di Mako Brimob Terkait Isu Penyadapan
2
Soroti RUU Perampasan Aset di Parlemen, Jamdatun Peringatkan Potensi Penyalahgunaan Wewenang Negara
Umum
12 jam yang lalu
Soroti RUU Perampasan Aset di Parlemen, Jamdatun Peringatkan Potensi Penyalahgunaan Wewenang Negara
3
BMKG Prakirakan Sebagian Jabodetabek Berpotensi Hujan Ringan pada Sore Hari Ini
Metropolitan
20 jam yang lalu
BMKG Prakirakan Sebagian Jabodetabek Berpotensi Hujan Ringan pada Sore Hari Ini
4
Sashenka Ukir Sejarah, Pejudo Pertama dan Penyumbang Medali Pertama Indonesia
Olympic
8 jam yang lalu
Sashenka Ukir Sejarah, Pejudo Pertama dan Penyumbang Medali Pertama Indonesia
5
Gibran Tak Penuhi Syarat Wapres Usai Putusan MA, Bola Panas Kini di Tangan Prabowo
Umum
14 jam yang lalu
Gibran Tak Penuhi Syarat Wapres Usai Putusan MA, Bola Panas Kini di Tangan Prabowo
6
DPRD DKI Dorong Ancol Tingkatkan Daya Saing Lewat Inovasi Wisata
Metropolitan
12 jam yang lalu
DPRD DKI Dorong Ancol Tingkatkan Daya Saing Lewat Inovasi Wisata
Home  /  Berita  /  Badminton

Bocah Pembersih Makam di Lhokseumawe Keciprat Rupiah

Bocah Pembersih Makam di Lhokseumawe Keciprat Rupiah
Adila Adelia membersihkan kuburan salah satu milik warga Kota Lhokseumawe, Minggu (11/9/2016). [Sarina]
Minggu, 11 September 2016 17:31 WIB
Penulis: Sarina
LHOKSEUMAWE - Jelang Lebaran Idul Adha, masyarakat di Kota Lhokseumawe mulai ziarah kubur ke tempat pemakaman umum (TPU). Aktivitas penziarah ini membuakan keberuntungan bocah-bocah pembersih makam, Minggu (11/9/2016).

Amatan GoAceh, bocah-bocah yang ada di Gampong Kutablang, Kecamatan Banda Sakti, beraktivitas sebagai pembersih makam di desa setempat.

Adila Adelia (12) bocah pembersih makam kepada GoAceh mengatakan, mulai hari meugang hingga lebaran mereka selalu membantu warga penziarah untuk membersihkan makam.

"Kami membersihkan makam dari keluarga penziarah, setelah itu kami diberi upah Rp5 ribu sampai Rp15 ribu rupiah per orang ziarah. Kalau penziarah ramai kami bisa dapatkan hingga Rp400 ribu selama tiga hari," ujarnya.

Dila juga menambahkan, uang yang didapatkan dipergunakan untuk jajan lebaran dan untuk beli baju baru.

Sementara Nurmi ibu dari bocah lainnya juga mengatakan, anaknya yang membantu membersihkan makan kadang-kadang bisa mendapatkan uang Rp800 ribu, hal tersebut rutin dilakukan anak-anak mereka setiap hari meugang dan lebaran tiba.

Editor:Kamal Usandi
Kategori:Badminton, Ekonomi
wwwwww