Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Ketua Umum DPP Pemuda LIRA Desak DPR Makzulkan Gibran Mengacu Putusan MK dan MA
Hukum
12 jam yang lalu
Ketua Umum DPP Pemuda LIRA Desak DPR Makzulkan Gibran Mengacu Putusan MK dan MA
2
Kebutuhan Industri Melonjak, BPS Catat Nilai Impor Nasional Naik 19,67 Persen Sepanjang 2026
Ekonomi
11 jam yang lalu
Kebutuhan Industri Melonjak, BPS Catat Nilai Impor Nasional Naik 19,67 Persen Sepanjang 2026
3
BMKG Prediksi Cuaca Jabodetabek Cerah Berawan Hari Ini
Metropolitan
18 jam yang lalu
BMKG Prediksi Cuaca Jabodetabek Cerah Berawan Hari Ini
4
Jet Pribadi Jatuh di Palm Beach, Kecelakaan Maut Tewaskan Sembilan Penumpang
Internasional
11 jam yang lalu
Jet Pribadi Jatuh di Palm Beach, Kecelakaan Maut Tewaskan Sembilan Penumpang
5
Kapolri Jenderal Suyudi Ancam Pidana Anggota Polri dan BNN yang Isap Vape Narkotika
Umum
11 jam yang lalu
Kapolri Jenderal Suyudi Ancam Pidana Anggota Polri dan BNN yang Isap Vape Narkotika
6
Mutasi 7 Polisi Polrestabes Surabaya Disorot, Buntut Penangkapan 3 Legislator Partai Gerindra
Umum
10 jam yang lalu
Mutasi 7 Polisi Polrestabes Surabaya Disorot, Buntut Penangkapan 3 Legislator Partai Gerindra
Home  /  Berita  /  Badminton

Harga Naik, Ibu Rumah Tangga Serbu Pedagang Bumbu Dapur

Harga Naik, Ibu Rumah Tangga Serbu Pedagang Bumbu Dapur
Pedagang bumbu masak di pasar pagi Bireuen kewalahan melayani pembeli, Minggu (11/9/2016). [Joniful Bahri]
Minggu, 11 September 2016 19:57 WIB
Penulis: Joniful Bahri

BIREUEN - Akibat pengaruh kenaikan harga kebutuhan dapur, para ibu rumah tangga di kawasan Bireuen lebih memilih bumbu masak siap saji yang dijual padagang bumbu masak di pasaran.

Menurut sejumlah ibu rumah tangga yang ditemui di pasar pagi Bireuen, belakangan ini kenaikan harga kebutuhan dapur sangat tinggi, sehingga jalan alternatif lain terpaksa membeli bumbu masak.

“Selama sepekan ini, semua bahan dapur naik. Jalan satu-satunya terpaksa harus membeli bumbu masak langsung pada pedagang, selain praktis, harganya juga ternjangkau,” kata  Herawati, seorang ibu rumah tangga asal Kampung Baru, Kota Juang, Bireuen, Minggu (11/9/2016).

Sementara itu, Herizal Saputra, pedagang bumbu masak di kawasan pasar pagi Bireuen mengatakan, belakangan ini permintaan bumbu masak di tempatnya terus meningkat dibandingkan sebulan lalu.

“Biasa tingginya permintaan bumbu masak menjelang hari meugang seperti hari ini, tetapi sejak sepekan sebelumnya, minat dan permintaan bumbu masak siap saji ini mulai terlihat mingkat,” katanya.

Diakui  Herizal Saputra, tingginya permintaan bumbu masak selama ini disebabkan kenaikan harga kebutuhan bumbu seperti cabai, bawang merah serta sejumlah bahan masak lainnya.

Editor:TAM
Kategori:Badminton, Ekonomi
wwwwww