Semalam, Warga Pidie Kemalingan di Medan
![]() |
| Ilustrasi |
Kedua tersangka masing-masing bernama Nino Pratama (16) dan sepupunya, Angga Pratama (14). Kedua pelaku yang masih berhubungan saudara ini tinggal di Jalan Perwira 2, Gang Purnama Ujung, Pulo Brayan.
Menurut informasi yang diperoleh, aksi pencurian yang dilakukan kedua tersangka terjadi pada Misran (32) warga asal Kota Sigli, Kabupaten Pidie, Aceh yang ngekos di Jalan Budi Utomo. Malam itu, korban yang tengah menyantap makanan di rumahnya, terkejut mendengar suara sepeda motor Suzuki miliknya bergeser dari teras rumah kontrakannya.
Kemudian, korban menoleh ke teras dan mendapati seorang pelaku berusaha membawa kabur sepeda motor korban. "Aku tadi lagi makan bang, terus ku dengar sepeda motorku disorong orang. Aku langsung lihat dan meneriakkan pelakunya," kata korban, saat membuat laporan pengaduan di Polsek Percut Sei Tuan.
Pria yang bekerja di pasar ikan Cemara ini berteriak maling dan berusaha mengejar pelakunya. Pelaku pun tepergok oleh warga sehingga tak mampu lari dari amukan massa yang marah.
"Pelakunya dua orang, satu orang menyorong sepeda motorku dan satu lagi menunggu di pinggiran jalan. Aku teriakin mereka maling. Terus sepeda motorku dicampakkannya dan berusaha berlari ke tempat kawannya," terang korban.
Korban bahkan tak sempat menghajar pelaku, lantaran massa yang sudah ramai langsung mengerumuni kedua pelaku menghajarnya bertubi-tubi. Sepeda motor Yamaha Vega ZR warna hitam milik pelaku juga tak luput dari kemarahan massa dan menceburkannya ke dalam parit.
Beruntung, kemarahan massa langsung direda personel kepolisian dari Polsek Percut Sei Tuan yang tiba di lokasi dan segera melarang massa yang hampir menyiramkan bensin ke tubuh kedua tersangka untuk dibakar.
"Iya benar, korban sudah kita arahkan membuat laporan di polsek. Sementara, kedua tersangka kondisinya kritis dan lamgsung dibawa ke RS Bhayangkara Medan, di Jalan Wahid Hasuim," kata Panit II, Polsek Percut Sei Tuan, Ipda I Sembiring.













