Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Kasus Sadap Terungkap, Ical Syamsudin: Kontra Intelijen Prabowo Berjalan
Hukum
20 jam yang lalu
Kasus Sadap Terungkap, Ical Syamsudin: Kontra Intelijen Prabowo Berjalan
2
Jika Presiden Diduga Disadap Ilegal, SGY Pertanyakan Perlindungan Privasi Rakyat
Hukum
17 jam yang lalu
Jika Presiden Diduga Disadap Ilegal, SGY Pertanyakan Perlindungan Privasi Rakyat
3
Mantan Presiden SBY Soroti Penyadapan Prabowo Subianto, Tiga Jenderal Polisi Resmi Ditahan
Umum
17 jam yang lalu
Mantan Presiden SBY Soroti Penyadapan Prabowo Subianto, Tiga Jenderal Polisi Resmi Ditahan
4
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
Olympic
13 jam yang lalu
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
5
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
Metropolitan
13 jam yang lalu
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
6
NOC Indonesia Cermati Sejumlah Cabor Unggulan Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
SEA Games
12 jam yang lalu
NOC Indonesia Cermati Sejumlah Cabor Unggulan Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
Home  /  Berita  /  Badminton

Semalam, Warga Pidie Kemalingan di Medan

Semalam, Warga Pidie Kemalingan di Medan
Ilustrasi
Minggu, 11 September 2016 10:16 WIB
MEDAN - Dua pelaku pencurian kendaraan bermotor (pencurian kendaraan bermotor) kritis usai dihajar massa di Jalan Budi Utomo, Kecamatan Medan Tembung, Kota Medan, Sumatera Utara, Sabtu (9/9/2016) malam.

Kedua tersangka masing-masing bernama Nino Pratama (16) dan sepupunya, Angga Pratama (14). Kedua pelaku yang masih berhubungan saudara ini tinggal di Jalan Perwira 2, Gang Purnama Ujung, Pulo Brayan.

Menurut informasi yang diperoleh, aksi pencurian yang dilakukan kedua tersangka terjadi pada Misran (32) warga asal Kota Sigli, Kabupaten Pidie, Aceh yang ngekos di Jalan Budi Utomo. Malam itu, korban yang tengah menyantap makanan di rumahnya, terkejut mendengar suara sepeda motor Suzuki miliknya bergeser dari teras rumah kontrakannya.

Kemudian, korban menoleh ke teras dan mendapati seorang pelaku berusaha membawa kabur sepeda motor korban. "Aku tadi lagi makan bang, terus ku dengar sepeda motorku disorong orang. Aku langsung lihat dan meneriakkan pelakunya," kata korban, saat membuat laporan pengaduan di Polsek Percut Sei Tuan.

Pria yang bekerja di pasar ikan Cemara ini berteriak maling dan berusaha mengejar pelakunya. Pelaku pun tepergok oleh warga sehingga tak mampu lari dari amukan massa yang marah.

"Pelakunya dua orang, satu orang menyorong sepeda motorku dan satu lagi menunggu di pinggiran jalan. Aku teriakin mereka maling. Terus sepeda motorku dicampakkannya dan berusaha berlari ke tempat kawannya," terang korban.

Korban bahkan tak sempat menghajar pelaku, lantaran massa yang sudah ramai langsung mengerumuni kedua pelaku menghajarnya bertubi-tubi. Sepeda motor Yamaha Vega ZR warna hitam milik pelaku juga tak luput dari kemarahan massa dan menceburkannya ke dalam parit.

Beruntung, kemarahan massa langsung direda personel kepolisian dari Polsek Percut Sei Tuan yang tiba di lokasi dan segera melarang massa yang hampir menyiramkan bensin ke tubuh kedua tersangka untuk dibakar.

"Iya benar, korban sudah kita arahkan membuat laporan di polsek. Sementara, kedua tersangka kondisinya kritis dan lamgsung dibawa ke RS Bhayangkara Medan, di Jalan Wahid Hasuim," kata Panit II, Polsek Percut Sei Tuan, Ipda I Sembiring.

Editor:Kamal Usandi
Sumber:okezone.com
Kategori:Badminton, Beladiri
wwwwww