Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Kasus Sadap Terungkap, Ical Syamsudin: Kontra Intelijen Prabowo Berjalan
Hukum
19 jam yang lalu
Kasus Sadap Terungkap, Ical Syamsudin: Kontra Intelijen Prabowo Berjalan
2
Jika Presiden Diduga Disadap Ilegal, SGY Pertanyakan Perlindungan Privasi Rakyat
Hukum
15 jam yang lalu
Jika Presiden Diduga Disadap Ilegal, SGY Pertanyakan Perlindungan Privasi Rakyat
3
Mantan Presiden SBY Soroti Penyadapan Prabowo Subianto, Tiga Jenderal Polisi Resmi Ditahan
Umum
16 jam yang lalu
Mantan Presiden SBY Soroti Penyadapan Prabowo Subianto, Tiga Jenderal Polisi Resmi Ditahan
4
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
Olympic
12 jam yang lalu
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
5
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
Metropolitan
11 jam yang lalu
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
6
Ketua Umum PB KAMI Dukung Langkah Tegas Kapolri Bersihkan Institusi
Hukum
21 jam yang lalu
Ketua Umum PB KAMI Dukung Langkah Tegas Kapolri Bersihkan Institusi
Home  /  Berita  /  Badminton

Picu Hujan di Riau, Pesawat Cassa 212 Semai 800 Kg Garam di Langit Pelalawan, Inhu dan Inhil

Picu Hujan di Riau, Pesawat Cassa 212 Semai 800 Kg Garam di Langit Pelalawan, Inhu dan Inhil
Satgas udara deteksi kebakaran lahan di Riau, Senin sore
Senin, 12 September 2016 17:16 WIB
Penulis: Chairul Hadi
PEKANBARU - Pesawat Cassa 212 yang difungsikan untuk operasi tekhnologi Modifikasi Cuaca (TMC) alias hujan buatan di Provinsi Riau kembali mengudara, Senin (12/9/2016). 800 kilogram garam di semai agar hujan turun dan kebakaran lahan dan hutan bisa padam.

Informasi yang dirangkum dari posko di Pangkalan Udara (Lanud) Roesmin Nurjadin, Pekanbaru, BPPT-BNPB kembali mengerahkan pesawat Cassa 212, dengan target semai di langit Kabupaten Pelalawan, Inhu dan Inhil. Diharapkan itu dapat memicu awan potensial hujan.

"Tiga kabupaten tersebut jadi target realisasi (semai garam, red), dengan level ketinggian 9 ribu feet," ungkap Kasi Base Ops Pangkalan Udara (Lanud) Roesmin Nurjadin Pekanbaru, Mayor Ferry Duwantoro kepada GoRiau.com (GoNews Group), Senin sore.

Alasannya, dari pengamatan udara, awan di sana bisa dibilang cukup potensial (mengandung uap hujan, red). "Tadi kita amati ada awan CuSc di Riau bagian timur dan awan Cu dengan puncak awan 10.000 feet di Riau bagian tenggara," sambungnya.

Hingga saat ini, Satgas terus mengupayakan hujan buatan untuk mencegah kebakaran lahan dan hutan di Riau. Tercatat, sudah 51.640 ton garam disemai. "Kita masih ada stok di gudang sebanyak 23.480 ton," singkat Mayor Ferry. ***

Kategori:Olympic, Badminton
wwwwww